Mohon tunggu...
Ariana Maharani
Ariana Maharani Mohon Tunggu... Dokter - Dokter

A medical doctor and a public health researcher. Instagram: @arianamaharani

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Potret Kesehatan dari Desa Tanpa Listrik dan Sinyal

22 September 2022   15:24 Diperbarui: 27 September 2022   13:45 212 16 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi mati listrik, pemadaman listrik. (sumber: PIXABAY/BOYAN_CHEN via kompas.com)

Satu minggu yang lalu, saya berkesempatan mengunjungi Desa Tamunih yang merupakan salah satu desa di Kecamatan Teluk Kepayang, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan untuk melakukan MBS atau Mass Blood Survey

MBS adalah suatu upaya pencarian dan penemuan penderita yang dilakukan melalui survei malaria pada penduduk yang tidak menunjukkan gejala malaria klinis (asimtomatik). Desa Tamunih merupakan salah satu daerah endemis malaria di Kalimantan Selatan. 

Desa Tanpa Listrik dan Sinyal 

Sebuah pengalaman pertama bagi saya mengunjungi desa tanpa listrik. Begitu gelap gulita di malam hari. Situasi terasa begitu mencekam, paling tidak untuk saya, yang sedari lahir menikmati akses listrik. 

Saya kemudian teringat betapa seringnya saat kecil saya mengeluh, saat dimana sesekali diadakan pemadaman listrik untuk pemeliharaan listrik di daerah saya. 

Ternyata, ada mereka-mereka yang tak mengeluh walau harus diadakan 'pemadaman listrik setiap harinya'. 

Dari kejauhan tempat saya berdiri, saya melihat sorot cahaya mengarah ke bawah. Perlahan saya mencoba mendekati sumber sorot cahaya berasal karena saya begitu penasaran. 

Dua orang anak kira-kira usia sekolah dasar menggunakan senter di kepalanya. Rupanya mereka sedang menggambar pegunungan dan matahari di atas bekas potongan kardus karton. 

Dok. pribadi
Dok. pribadi

Begitu sedih rasanya menemui realita bahwa ternyata masih ada daerah yang tak menikmati elektrifikasi alias tak tercakup listrik. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan