Mohon tunggu...
Mbah Ukik
Mbah Ukik Mohon Tunggu... Buruh - Jajah desa milang kori.

Wong desa

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Tragis

5 Oktober 2022   20:35 Diperbarui: 5 Oktober 2022   20:44 131 14 5
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Taman RSPN dilihat dari lantai 3. | Dokumen pribadi.

Selasar lantai 3 Rumah Sakit Panti Nirmala cukup sejuk untuk merebahkan diri istirahat setelah perjalanan sejauh 348 km dari Bantul ke Malang. Sekali pun sudah istirahat selama sehari, toh badan masih terasa lelah apalagi sebelum pulang ke Malang, sehari sebelumnya gowes sekitar Jogja sejauh 36 km.

Saat di Saradan Madiun. | Dokumen pribadi.
Saat di Saradan Madiun. | Dokumen pribadi.

Niat untuk menonton pertandingan sepakbola antara Arema dan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen saya batalkan. Lebih baik istirahat di selasar rumah sakit sambil menjaga si tengah yang sedang dirawat karena serang demam berdarah.

Dokumen pribadi.
Dokumen pribadi.

Ketika rasa kantuk mulai bertambah telpon masuk.

"Lik Bas, aman ta?" Tanya seorang kemenakan yang sedang menonton langsung pertandingan antara Arema vs Persebaya.

Dari hape terdengar suara kegaduhan yang tidak jelas. Saya pun menjawab singkat, "Aman..." Tapi tak ada jawaban.

Dua jam kemudian mendengar Tragedi Kanjuruhan menelan korban puluhan suporter meninggal dunia. Saya pun kaget. Dan bertanya dalam hati 'kok bisa terjadi?' Keesokan paginya lebih kaget mendengar korban Tragedi Kanjuruhan lebih dari 100 orang. Semakin kaget lagi tiga orang terdekat menjadi korban.

Baru tahu kemenakan jadi korban Tragedi Kanjuruhan. | Dokumen pribadi 
Baru tahu kemenakan jadi korban Tragedi Kanjuruhan. | Dokumen pribadi 

Saya memang selamat karena harus menjaga si tengah yang terbaring di rumah sakit karena demam berdarah sehingga tidak jadi nonton Arema vs Persebaya. Saya selamat tapi saya tetap dilanda kesedihan.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan