Mohon tunggu...
Arie Frederik
Arie Frederik Mohon Tunggu... Administrasi - Human Expert and Business Leader

Semua hal tentang psikologi dan bisnis, kepemimpinan dan mindset. Apa yang kamu percaya akan menentukan apa yang kamu temukan dan alami.

Selanjutnya

Tutup

Bisnis

Cara Menghitung Uang Kompensasi Karyawan Kontrak

29 April 2021   08:00 Diperbarui: 29 April 2021   08:02 1109 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Cara Menghitung Uang Kompensasi Karyawan Kontrak
Bisnis. Sumber ilustrasi: PEXELS/Nappy

Berita baiknya dari kehadiran PP 35 Tahun 2021 sebagai Peraturan Pelaksana Undang Undang Cipta Kerja (Ciptaker) adalah perlindungan hak bagi karyawan PKWT. Namun, bagaimana cara menghitungnya? Sebetulnya jika anda membaca PP ini, maka anda akan mendapatkan jawabannya. Saya hanya coba menjelaskan ulang cara menghitungnya.

Kita ambil 3 contoh kasus PKWT karyawan. Karyawan A PKWT 7 bulan, Karyawan B PKWT 12 bulan, Karyawan C PKWT 24 bulan. Kita misalkan gaji ketiga karyawan sama di angka 5,000,000 rupiah. Ingat seluruh pekerja di Indonesia hanya bisa dibayar menggunakan uang rupiah.

Kita bedah cara menghitung ini berdasarkan Pasal 16 ayat (1) dalam PP 35 Tahun 2021, Undang Undang Cipta Kerja (Ciptaker).

Karyawan A menjalani PKWT selama 7 bulan, maka di akhir masa pkwt yang dijalaninya, karyawan A berhak atas uang kompensasi sebesar 7 bulan masa kerja di bagi 12 di kali upah sebulan. Upah yang digunakan adalah upah pokok dan tunjangan tetap. Jika tidak ada tunjangan tetap maka upah yang diperhitungkan adalah upah pokok/ gaji pokok yang diterima karyawan saat PKWT berakhir. 

Formula menghitungnya adalah:

Masa Kerja PKWT/ 12 * Gaji terakhir

7/12*5,000,000 = 2,916,666

Biasanya perusahaan melakukan pembulatan ke atas menjadi Rp. 2,917,000.

Itulah jumlah uang kompensasi yang diterima karyawan A saat PKWT berakhir di akhir bulan ke-7.

Sekarang karyawan B dengan masa kerja 12 bulan, maka perhitungan uang kompensasinya adalah sebagai berikut.

12/12*5,000,000 = 5,000,000

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bisnis Selengkapnya
Lihat Bisnis Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan