Mohon tunggu...
Ardi lutfi
Ardi lutfi Mohon Tunggu... Guru - pelajar

12 MIPA 1 SMAN 1 Padalarang

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana

My High School Life

27 Februari 2020   00:44 Diperbarui: 27 Februari 2020   00:54 230
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Novel. Sumber ilustrasi: PEXELS/Fotografierende

Semangat!!!

Selesai membaca pesan tersebut, aku segera melihat jam kemudian meminta maaf pada Kei dan juga Karen karena aku tidak bisa ikut berkeliling sekolah bersama mereka. Padahal aku lah yang mengajak mereka untuk berkeliling sekolah.

Aku masih sempat, pikirku. Aku langsung berlari sekuat tenaga meninggalkan sekolah menuju stasiun untuk menemui Sakura dan meminta penjelasanya.

Kenapa? Kenapa Sakura? Kata tersebut lah yang selalu terulang-ulang di kepalaku memikirkan alasan kenapa dia pergi meninggalkan kami tanpa memberi tahu terlebih dahulu. Perasaanku bercampur aduk antara kesal dan juga sedih.

Setelah berlari cukup lama, akhirnya aku sampai di stasiun, tanpa pikir panjang aku langsung masuk dan mencari sakura di dalam. Aku berkeliling stasiun untuk mencarinya dan beberapa kali aku memanggil namanya dengan suara yang cukup keras. Ketika aku berjalan menuju peron selanjutnya, aku melihat Sakura sedang duduk di kursi mengunggu kedatangan kereta sambil memegang handphone-nya.

"Sakura!"

"A, Arata?"

Aku berjalan menghampirinya dan berhenti tepat di depanya.

"Kenapa kamu disini?"

"Harusnya aku yang berkata seperti itu. Kenapa kamu tiba-tiba pergi!? Kenapa kamu gak bilang dari awal kamu bakalan pergi!? Memangnya kami gak bakalan sedih kalo kamu pergi tiba-tiba?"

Tanpa sadar aku melontarkan kata-kata tersebut dengan nada yang cukup tinggi. Tetapi Sakura terlihat tetap tenang saat mendengarkanku.

HALAMAN :
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun