Mohon tunggu...
Andi Ramadhan
Andi Ramadhan Mohon Tunggu... Mahasiswa - Penulis lepas di Kompasiana

Datang berlindung waktu susah dan senang. Tumpang berlindung waktu susah dan senang.

Selanjutnya

Tutup

Worklife Pilihan

Mendapatkan Pekerjaan: Berinvestasi dalam Persiapan dan Strategi

4 September 2023   13:00 Diperbarui: 4 September 2023   13:03 79
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA

Mungkin artikel ini dapat membantu bagi kita, siapapun yang sedang mencari pekerjaan.

Mencari pekerjaan bukanlah tugas yang mudah. Ini adalah langkah penting dalam perjalanan hidup yang memerlukan persiapan, strategi, dan, tentu saja, sedikit keberuntungan

Dalam usaha untuk mendapatkan pekerjaan yang diimpikan, ada dua elemen penting yang dapat membantu kita: kerja cerdas dan garis tangan yang tepat.

Pertama-tama, perbarui resume dan portofolio sesuai dengan pengalaman terbaru kita. Pastikan bahwa dokumen ini mencerminkan keterampilan, prestasi, dan kualifikasi terbaik.

Penting juga bagi kita untuk luangkan waktu untuk melakukan riset pasar kerja dan industri. Ketahui perusahaan dan pekerjaan yang diminati. 

Sesuaikan aplikasi kita untuk menggambarkan bagaimana kita akan menjadi aset berharga bagi perusahaan tersebut.

Tak jarang, jaringan juga menjadi kunci. Hubungi teman-teman, rekan kerja sebelumnya, atau profesional dalam industri yang ditargetkan. Jaringan dapat membuka pintu yang mungkin tidak akan kita temukan secara online.

Selanjutnya adalah latihan wawancara yang tentu saja sebagai kunci kesuksesan. Persiapkan diri untuk pertanyaan umum seperti "ceritakan diri Anda" dan pertanyaan teknis yang berkaitan dengan pekerjaan yang diincar.

Jangan berhenti belajar. Tingkatkan keterampilan dan pengetahuan dengan mengikuti kursus atau pelatihan yang relevan dengan bidang yang diminati.

Garis Tangan yang Tepat: Keberuntungan yang Dipengaruhi oleh Usaha Kita

Garis tangan dalam konteks ini adalah metafora untuk peluang dan keberuntungan dalam mencari pekerjaan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun