Mohon tunggu...
Arbit Manika
Arbit Manika Mohon Tunggu... Administrasi - Aktivis Desa dan Pro Demokrasi

Aktivis Desa dan Pro Demokrasi

Selanjutnya

Tutup

Politik

Erick Thohir dalam Jebakan Batmen

25 Mei 2022   13:28 Diperbarui: 26 Mei 2022   11:23 424 6 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Photo dari galeri/koleksi Arbit Manika

Kehadiran Mentri BUMN Erick Thohir pada acara Pendidikan dan Pelatihan Dasar { Diklatsar } Banser di Sekolah Citra Alam Jagakarsa Jakarta Selatan pada bulan Nopember 2021, menggema diruang bathin kalangan Nahdiyyin. Bagaimana tidak seorang Erick Thohir yang dikenal sebagai pengusaha sukses yang sedang menjabat Mentri BUMN, rela Latihan dasar kemiliteran, hanya untuk gelar kehormatan sebagai anggota Banser NU.

Tentu bagi yang awam, akan melihat ini sebuah berkah, namun bagi kader GP Ansor yang sudah senior, secara bathin akan memahami tentang sebuah skenario yang sedang dimainkan  oleh Sang Ketua Umum GP Ansor, tidak heran jika Muktamar NU Lampung berjalan sukses dimenangkan Yahya Cholil staquf, Kaka Kandung Mentri Agama.

Pada acara Pelantikan PB NU yang di gelar secara mendadak di Balikpapan Kaltim pada tanggal 31 Januari 2022, Erick Thohir  diberi panggung sebagai Ketua Pantia, sebuah penghormatan yang luar biasa, karena luar biasanya sehingga terasa menimbulkan gesekan di kalangan NU, dan terbukti ada  beberapa orang yang menyatakan mundur dari kepengurusan PBNU.

Aroma kurang sedap mulai terasa sedang dipertontonkan oleh Ketua PBNU, sebuah sikap yang secara etik di kalangan NU sangat sensitif, dan menganggu kenyamanan untuk meneguhkan komitmen kebersamaan untuk mengurus NU yang lebih baik.

Kontra produktif sikap Ketua PBNU yang baru beberapa hari terpilih sebagai Ketua Umum, membuat dada terasa sesak dan harus menarik nafas dalam dalam, termasuk yang awalnya terlihat heppy sampai meneteskan air mata haru, saat melihat Mantan Ketua Umum PB NU berangkulan dengan Ketua Umum terpilih yang menjadi rivalnya di Muktamar Lampung.

Namun mendadak Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas pada tanggal 10 April 2022, menyatakan sikap mendukung Erick Thohir sebagai Calon Presdien 2024, dan memerintahkan pada seluruh jajaran GP Ansor dan Banser untuk mensukseskan Mentri BUMN Erick Thohir sebagai Capres 2024.

Bumi NU terguncang bak disambar  petir di siang bolong, kaum santri merasa ada badai yang sedang bergemuruh dalam lingkungan NU. Terjawab sudah pirasat awal para senior GP Ansor atas kehadiran Erick Thohir pada Diklatsar Banser di Jagakarsa beberapa bulan lalu.

Tiba tiba teman ngopi nyeletup, setelah membaca berita ini,  "di NU ternyata banyak pedagang sorban ya". Saya tersentak kaget, "NU sedang dikapitalisasi", "GP Ansor sedang dijual murahan",  kalimat itu muncul dalam benak saya,  Apa NU dilarang mendukung seseorang jadi Capres, yaa ga juga, hanya saja kurang elok mengajak orang lain, sementara banyak kader NU yg jauh lebih layak, dan ini  momentum bagi kader NU untuk RI 1. 

Lalu teman saya nyeletub lagi "Ini namanya Jebakan Batmen".  Sayapun teringat saat masi jadi aktivis PMII, ketika calon gubernur ngajak ngopi, seketika tersebar isu ketua sudah dapat duit dari calon gubernur, mendadak rapat pleno digelar, untuk merumuskan mekanisme organisasi menyikapi pilkada, akhirnya semua nyaman dan tidak terjadi gesekan dalam organisasi.

Sebagai warga Nahdiyyin, menyayangkan sikap Ketua GP Ansor yang masi pagi buta dan  pulgar tanpa aling aling menjual GP Ansor tanpa minta petunjuk pada kiai sepuh, dan tidak melalui mekanisme organisasi, sehingga ini akan menimbulkan malapetaka bagi GP Ansor dan NU kedepan.

Wassalam/Penulis

Arbit Manika

Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan