Mohon tunggu...
Ararya Pandya Arjana
Ararya Pandya Arjana Mohon Tunggu... Lainnya - pelajar SMAN 28 Jakarta

studying....

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas Pilihan

Dream Along

25 November 2020   23:49 Diperbarui: 2 Desember 2020   18:17 407
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

“Huh, bukannya hari ini minggu kedua kita masuk ?”

“Hahaha, mimpi apa kamu raf semalem udah jelas hari ini tuh hari pertama masuk semester 2, ayo buruan nanti kita terlambat upacara”

Rafi masih bingung dengan pernyataan dari John, karena sudah jelas – jelas bahwa hari ini adalah minggu ke – 2 semester 2. Benar saja, setibanya di sekolah upacara dimulai dan kepala sekolah memberikan pidato Panjang layak nya hari ini adalah hari pertama di awal semester.

Tentu ia merasa aneh. “Apa selama 1 minggu kemarin itu semua hanya mimpi ?”, ia bertanya – tanya pada dirinya sendiri. Karena hanya itu lah satu – satunya alasan yang logis. Tidak dapat memikirkan solusi lain Rafi hanya dapat meyerah dan kembali menjalani aktivitas nya seperti biasa.

Satu minggu kembali terlewati, dan seperti yang ia takutkan, semua itu bukan mimpi dan benar terjadi. Rafi hanya bisa berharap besok ketika ia bangun segalanya dapat kembali ke keadaan normal. Tidak sesuai dengan harapannya, segalanya terulang kembali.

Namun Rafi tidak bisa menyerah begitu saja, ia mulai mencari beberapa petunjuk, seperti hal apa saja yang berubah, dan apa saja yang tidak. Sejauh ini ia hanya dapat menyimpulkan. Semua kejadian akan terus terulang, kecuali jika Rafi sendiri merubah sesuatu dengan sendirinya. Dengan ini ia masih memiliki harapan kecil untuk keluar dari lingkaran pengulangan ini.

Berbagai variable ia coba, Rafi mencoba berbagai hal, seperti mencari perubahan, bahkan mencoba merubah beberapa kejadian – kejadian penting. Namun semua sia – sia, ia hanya bisa terus mencoba dan berharap. Ia bahkan tidak tahu lagi sudah berapa kali ia mengulang waktu 1 minggu ini. Rasanya seperti hanya ia sendiri yang hidup di dunia ini dan yang lain hanyalah seperti putaran film yang berulang kali diputar tanpa henti.

Hingga suatu hari seorang murid pindahan datang. Dia memiliki badan ramping dengan rambut Panjang dan kulit yang putih, tentu tidak kalah cantik dengan perempuan tercantik yang ada di sekolah itu, namun dia bukanlah orang sekitar, lebih tepat nya seperti orang berasal dari negara asing.

Pagi itu di kelas nya Rafi hanya duduk diam dengan bosan nya sambil menunggu guru masuk, karena ia sudah tau apa saja yang akan terjadi selama satu minggu ini, entah berapa lama sudah terlewati. Namun pagi itu, saat sang guru memasuki kelas ia tidak sendiri. Melainkan Bersama seorang siswi pindahan. Yang kemudian guru meyuruh siswi baru itu untuk memperkenalkan dirinya

“salam kenal, nama saya Sakura, saya murid pindahan dari jepang. Mohon bantuannya satu tahun kedepan”

Setelah Sakura selesai memperkenalkan diri setiap orang mempunyai pandangannya masing – masing, ada yang merasa terkejut, ada juga yang terkagum – kagum dengan penampilan Sakura. Mungkin dikarenakan oleh penampilan nya, atau mungkin juga asal usul nya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ruang Kelas Selengkapnya
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun