Mohon tunggu...
Aprilina Wulandari
Aprilina Wulandari Mohon Tunggu...

“Membaca adalah cara untuk hidup dan menghidupkan, sedangkan menulis adalah bukti bahwa kita pernah hidup dan dihidupkan.”

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Aksara Penantian

20 Maret 2019   16:50 Diperbarui: 20 Maret 2019   18:01 0 9 0 Mohon Tunggu...
Puisi | Aksara Penantian
dream.co.id

Aksara Penantian
Oleh: Aprilina Wulandari

Duduk termangu
Bertahan di pojok hening ruang tunggu
Sendiri berhimpit sepi di musim sembilu
Terpenjara sunyi menyusupi relung kalbu

Aku di sini menantimu
Bercengkerama dengan buku-buku usang berbalut debu
Menikmati segala rasa yang tak terkata
Mengukir sajak-sajak tanpa aroma pena

Aksara penantian masih terus berjalan
Bernostalgia dengan syair kekaguman
Teguh berkawan kepercayaan
Memoles dinding hati tanpa celah keraguan

Aku tetap setia menanti
Menabung doa-doa dalam dekapan rindu yang melambung tinggi
Sepanjang pagi menanti hangatnya fajar
Hingga senja menanti padamnya surya