Mohon tunggu...
APIT
APIT Mohon Tunggu... Administrasi - Mahasiswa Pecinta Alam

Semoga Bermanfaat

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Pemantapan Divisi Rock Climbing (Panjat Tebing) Bropela di Tebing Ciampea, Bogor

3 November 2020   22:12 Diperbarui: 3 November 2020   22:15 669
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pemantapan Divisi Rock Climbing yang dilaksanakan pada 29 Agustus 2020 di Tebing Ciampea, Bogor, Jawa Barat yang di koordinator oleh Gilang Robby. Pada angakatan ke-9 Lembah Pinus melakukan kegiatan mandiv ini.

Rock Climbing adalah salah satu dari sekian banyak olahraga alam bebas dan merupakan salah satu bagian dari mendaki gunung yang tidak bisa dilakukan dengan cara berjalan kaki melainkan harus menggunakan peralatan dan teknik-teknik tertentu untuk bisa melewatinya. 

Pada umumnya panjat tebing dilakukan pada daerah yang berkontur batuan tebing dengan sudut kemiringan mencapai lebih dari 45 dan mempunyai tingkat kesulitan tertentu atau yang dikenal dengan panjat tebing merupakan kegiatan olahraga terekstrim di dunia, Tebing yang memilki kemiringan 45 derajat dapat di lakukan dengan mengunakan alat-alat yang aman dan teknik yang terlatih, kegiatan ini mengutamakan kekuatan semua anggota tubuh dan pikiran yaitu kelenturan kaki, kekuatan tangan dan kaki, daya tahan tubuh. Kegiatan olahraga ini harus didasari dengan keterampilan kaki, tangan dan otak. Karena pada saat memanjat tebing memakai teknik 3 step dengan tumpuan ujung kaki.

Pada saat memanjat memerlukan 2 orang yaitu sebagai leader atau si pemanjat yang membawa dan memakai alat-alat seperti harness, helm, sepatu panjat, chalk bag, carabiner, tali karmantel, figure eight. Si pemanjat ini lah sebagai yang mengarahkan kepada belayer yang berada di bawah untuk mengatur tali, supaya si penajat dapat mencapai top roof. 

Dan orang kedua yaitu belayer memakai alat-alat seperti harness, helm pemanjat, figure eight dan carabiner, ia harus bertugas untuk menjaga dan mengawasi si pemanjat pada saat sedang memanjat, belayer harus Selalu fokus kepada si pemanjat karena nyawa si pemanjat ada ditangan si blayer . Dan komunikasi di anatar 2 orang ini harus selalu aktif supaya tidak adanya miss communication.               

Selain itu juga olahraga ini harus memakai alat-alat yang sudah melalui proses standar operasional dan telah diuji coba. Alat-alat yang digunakan yaitu :

1. Tali Carmantel: Menjadi terbagi menjadi 2 yaitu tali dinamsi & statis

2. Carabiner  : Sebagai pengait yang di taruh di samping harness dan dapat digunakan untuk membawa alat-alat lainnya

3. Harnes   : Terbagi menjadi dua yaitu sit harness dan body harness.

4. Slink   : Tali penghubung antara carabinner

5. Sepatu Panjat : Sepatu panjat khusus yang hanya boleh dipakai pada saat pemanjatan saja dan tidak boleh di bawa berjalan jauh.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun