Mohon tunggu...
Any Sukamto
Any Sukamto Mohon Tunggu... Penulis - Belajar dan belajar

Ibu rumah tangga yang berharap keberkahan hidup dalam tiap embusan napas.

Selanjutnya

Tutup

Inovasi Pilihan

Merawat Motor Sebagai Kaki Tambahanku

29 Mei 2020   20:37 Diperbarui: 29 Mei 2020   20:41 137
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Motor sebagai kaki tambahanku. Dokpri

Saat ini, hidup di kota besar seperti Surabaya jika tak memiliki kendaraan pribadi pasti akan menemui banyak kesulitan, baik itu motor atau mobil. Apalagi jika hanya mengandalkan kendaraan umum, pasti akan lebih lama sampai dan sering berpindah dari satu angkot (angkutan kota) ke angkot lain. Mobilitas akan sangat rendah tanpa kendaraan pribadi. 

Meskipun wali kota Surabaya sudah memberi fasilitas bus gratis untuk memudahkan warganya, dan juga dalam rangka mengurangi kemacetan yang ada, tetapi hal itu hanya bisa dijangkau di jalan-jalan yang lebar. Untuk melewati jalan yang lebih sempit masih harus pindah angkot lagi atau menggunakan ojek. 

Untuk itulah kendaraan pribadi sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas bagi yang mobilitasnya tinggi.Tentunya butuh perawatan tersendiri agar kendaraan itu dapat digunakan sewaktu-waktu. 

Harus selalu diperiksa secara berkala alat-alat atau komponen tertentu yang ada dalam kendaraan tersebut. Jangan sampai karena sering dipakai atau bahkan terlalu lama mangkrak, tak bisa digunakan lagi saat dibutuhkan.

Beberapa komponen sepeda motor saya ketahui, hal ini karena dari SMA saya sudah menggunakannya. Setidaknya saat mogok di jalan sewaktu-waktu, saya bisa memperkirakan bagian mana yang tidak berfungsi.

Motor adalah penunjang kegiatan sehari-hari saya, ke mana pun pergi selalu bermotor. Jadi, sudah sewajarnya kalau wajib mengetahui bagian-bagian motor yang perlu diperhatikan.

Saat kuliah pun, ayah saya mengajari bagian-bagian mana yang harus dibersihkan agar kendaraan tetap nyaman saat digunakan. Menurut beliau, sebagai anak tertua yang paling sering mendapat perintah, saya harus mandiri, harus bisa juga merawat kendaraan sendiri.

Pada awalnya, beliau yang membongkar dan memasang kembali bagian karburator atau busi, lalu membersihkan debu-debu yang menempel atau kotoran lain dengan sikat. Saya hanya melihat dan sekadar membantunya mengambilkan alat.

Suatu saat, saat ayah saya tugas keluar kota, saya sendiri yang harus membongkar karburator. Sepeda motor yang saya gunakan (waktu itu Yamaha Robot) mesinnya sering tersendat, pelampungnya mungkin bermasalah. Saya coba membukanya mungkin ada yang tidak beres hingga mengganggu cara kerja mesin.

Ternyata, setelah dibongkar tidak ada masalah di dalamnya.  Saya coba hidupkan lagi dan bisa. Saya berpikir mungkin tadi ada air yang masuk, waktu karburator dibuka dan bensin keluar, otomatis air sudah terbuang.

Sejak saat itu saya suka merawat motor sendiri. Beberapa yang perlu diperiksa antara lain adalah busi, karburator, saluran bensin atau accu. Memeriksa busi untuk memastikan percikannya masih menyala besar atau lemah. Sesekali juga bongkar karburatornya untuk membersihkan bagian dalam atau pelampungnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun