Mohon tunggu...
Anton 99
Anton 99 Mohon Tunggu... Dosen - Lecturer at the University of Garut

Express yourself, practice writing at will and be creative for the benefit of anyone

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Bagaimana Memindahkan Pikiran-pikiran Anda Pada Orang Lain?

29 September 2021   14:30 Diperbarui: 2 Oktober 2021   09:39 412
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi : www.pexels.com/shvets-production

Penggunaan kata-kata yang baik adalah inti dari keahlian dalam memindahkan pikiran. Sebab kata yang benar pada situasi yang tepat adalah kekuatan efektif dalam memengaruhi orang lain.

Jika kita telah mengucapkan kata-kata yang benar, maka kita akan mudah memindahkan pikiran-pikiran kita kepada orang lain. 

Produktivitas dari kata-kata inilah yang menjadi "ruh" orang lain secara cepat bagaikan arus listrik yang mengalir tanpa hambatan.

Para pemimpin serta pemikir-pemikir juga menggunakan kata-kata dan kemahiran mereka dalam seni berbicara dan berdialog dengan orang lain, untuk dapat mengubah perasaan mereka. Mereka pun menempuh jalan ini untuk memuaskan atau mengadopsi hal-hal yang mendukung mereka. 

Kata-kata juga digunakan untuk membentuk arah pemikiran, hal ini terbukti bahwa kata-kata yang efektif bisa membangkitkan perasaan manusia serta memengaruhinya.

Tentunya, haruslah percaya bahwa kemahiran dalam memindahkan pikiran harus disertai menekuni seni berdialog yang baik serta berbicara yang indah, dan lembut dalam waktu yang bersamaan. 

Kata-kata yang di lontarkan harus membuat kagum para pendengar dengan menyebut tujuan dan perasaan. Jauhilah kata-kata yang bersifat bohong dan ucapan yang tidak detail dalam menyampaikannya. 

Ada beberapa teknik yang dapat membantu memindahkan pikiran-pikiran secara benar sehingga para pendengar akan menerimanya dengan penuh perhatian. Rasa ketertarikan mereka pada ucapan andapun akan semakin kuat. 

Pertama, Batasi tema pembicaraan.

Berikan batasan agar temanya tidak bercabang, hal ini mengingat bahwa menyatukan benang-benang yang kusut itu sulit, sehingga mustahil akan bisa dicapai hasil yang baik.

Kedua, Pilihlah tema yang sesuai dengan waktu yang diberikan kepada anda, janganlah buat kesalahan dengan memilih tema yang panjang.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun