Ekonomi

Manfaat Kompos Kombinasi Benam Untuk Sumbar Hara Kesuburan dan Menambah Nutrisi Tanaman

16 Maret 2019   12:46 Diperbarui: 16 Maret 2019   13:22 63 14 6
Manfaat Kompos Kombinasi Benam Untuk Sumbar Hara Kesuburan dan Menambah Nutrisi Tanaman
via ecoterramedia.com

Kombinasi kompos salah satu kegiatan pengolahan bahan organik dalam bidang pertanian yang digunakan untuk meningkatkan kesuburan tanah, dengan memperbaiki fisik tanah yang disebabkan pemakaian pupuk kimia pada tanah secara berlebihan yang membuat struktur tanah menjadi rusak dalam jangka waktu yang cukup lama.

Manfaat dari kompos bisa memperbaiki struktur tanah, memperbesar daya ikat tanah air dan unsur hara, memperbaiki drainase dan tata udara dalam tanah, mengandung unsur hara yang lengkap tapi hanya sedikit hara yang dimiliki tergantung bahan organik yang diberikan, bisa juga membantu pelapukan kandungan bahan mineral, bisa memberikan bahan makan mikroba, dan bisa menurunkan mikroorganisme yang merugikan.

Kotoran sapi digunakan untuk pupuk organik karna tidak membahayakan lingkungan aman digunakan memiliki unsur hara nitrogen  (N), Kalium  (K), Fosfor  (P) yang tinggi bergunak untuk pertumbuahan, perkembangan dan kesuburana tanah. Kulit pisang bisa meningkatkan kemampuan drainase tanah karena cacing sangat suka dengan kulit pisang sehingga cacing bisa menguraikan nutrisi untuk kesuburan tanah.

Kulit pisang dan telur juga memiliki kandungan kalium dan fosfor yang digunakan untuk pertumbuhan, pembungaan serta pengisian biji nutrisi yang terkandung oleh kulit pisang yaitu: kalsium (Ca), sulfur (S), magnesium  (Mg), mangan (Mn). Nasi basi sebagai pembuatan mikroba nutrisi punyubur tanah yang dibantu mikroorganisme lokal sebagi dikompeser pembuatan kompos dari nasi basi bisa beradaptasi dengan lingkungan mengurai bahan organik yang ada dalam tanah. kandungan unsur hara tanah dan nutrisi  tumbuhan yang diberikan oleh kombinasi kompos ini dapat dilihat sebagai berikut;

Nitrogen merupakan hara makro utama yang sangat penting untuk pertumbuhan tanaman. nitrogen diserap oleh tanaman dalam bentuk ion NO-3 atau NH+4 dari tanah. Bagian tanaman yang berwarna hijau mengandung N protein terbanyak dan meliputi 70%-80% dari total N tanaman. nitrogen asam nukleat terdapat sekitar 10% dan asam amino terlarut hanya sebanyak 5 % dari total dalam tanaman. Mamfaat; bisa meningkatkan pertumbuhan, kadar protein dalam tanah, aktivitas organisme dalam tanah dan juga membantu dalam proses sintesis asam amino protein dalam tanaman.

Fosfor merupakan unsur yang diperlukan dalam jumlah besar jumlah fosfor dalam tanaman lebih kecil dibandingkan dengan nitrogen dan kalium tanaman menyerap fosfor dalam bentuk ion ortofosfat primer dan ion ortofosfat sekunder. P diserap dalam bentuk senyawa pospat organik yang larut air misal asam nukleat dan phitin, fospor  yang diserap tanaman dalam bentuk ion organik cepat berubah menjadi senyawa fosfor organik.

Fosfor ini mobil atau mudah bergerak antara jaringan tanaman, P setelah diserap dalam bentuk H2PO4- umumnya cepat diesterifikasi melalui gugus hidroksil berantai C menjadi fosfat berenergi tinggi P-P misalnya ATP. Mamfaat; membantu respirasi dan juga proses fotosentesis pada tanaman, membantu penyusunan asam nukleat, membantu pembentukan bibit dan juga membantu buah. meransang perkembangan akar tanaman sehingga tanaman lebih tahan terhadap kekeringan, mempercepat waktu panen tanaman.

Kalium merupakan hara utama ketiga setelah N dan P, kalium mempunyai valensi satu dan diserap dalam bentuk ion K+. Kalium tergolong unsur yang mobil dalam tanaman baik dalam sel, dalam jaringan tanaman, maupun dalam xylem dan floem, kalium banyak terdapat dalam sitoplasma garam kalium berperan dalam tekanan osmose sel. Peranan K dalam mengatur turgor sel diduga berkaitan dengan konsentrasi K dalam vakuola.

Mamfaat; membantu dan mengangkut karbohidrat di dalam tubuh tanaman, berguna sebagai katalisator dalam proses pembentukan protein, mengatur berbagai jenis kegiatan dari unsur mineral di dalam tanaman, menetralkan reaksi yang ada di dalam sel  terutama reaksi dari asam amino organik, meningkatkan pertumbuhan jaringan meristem, mengatur pergerakan stomata, meningkatkan karbohidrat batang tanaman hingga tidak modah roboh, meningkatkan karbohidrat dan juga gula dalam buah supaya buah memiliki rasa yang manis, membuat biji tanaman lebih berisi dan padat, meningkatkan kualitas buah pada tanaman, meningkatkan ketahanan tanaman dari hama dan juga penyakit,meningkatkan perkembangan akar tanaman

Magnesium  merupakan unsur hara ensensial Mg dibutuhkan oleh tanaman cukup banyak karena mengandung banyak fungsi, magnesium juga merupakan atom fusat dalam atom klorofil yang diambil dari tanah sehingga sangat penting dalam proses fotosentesis, pembentukan sel, protein dan mentransfer energi.

Kalsium unsur yang diserap tanamana dalam bentuk kationCa+2, ion ini  bisa diambil tanaman larutan tanah dan permukaan liat. Peranan yang sangat terlihat pada titik apikal seperti pucuk daun muda, ujung akar, pembentukan bunga dan biji.

Sulfur diambil dalam bentuk anion sulfat C4-2 tidak seperti Ca dan Mg, yang diserap tanaman dalam bentuk kation. Unsur hara ini juga dapat masuk kedalam tanaman daun dari udara dalam bentuk gas oksida SO2. Sulfur juga merupakan bagian dari sel hidup dan merupakan penyusun 2 dari 21 asam amino pembentuk protein, sulfur juga bisa meningkatkan klorofil, senyawa klorofil dan produksi biji.

Mangan unsur yang memiliki fungsi utama sebagai bagian dari enzim dalam suatau tanaman, mangan diserap tanaman dalam bentuk ion Mn2+ dan bahan organik ketika penggunaan berlebihan akan sangat mudah keracunan. Selain itu juga berfungsi sebagai akktivator untuk beberapa reaksi metabolik lainya dan memiliki peranan secara lansung dalam proses fotosentesis dalam hubungan pembentukan klorofil,  mempercepat kecambah, pemasakan buah dan meningkat ketersedian P dan Ca.