Mohon tunggu...
Annisa Dhiya Aulia
Annisa Dhiya Aulia Mohon Tunggu... Pelajar Sekolah - pelajar sekolah

hobi:mendengarkan musik dan membaca novel

Selanjutnya

Tutup

Horor Artikel Utama

Kutukan Rumah Tua

22 November 2023   16:33 Diperbarui: 24 November 2023   00:01 292
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
ilustrasi: Rumah angker. (Sumber: BARRY CHIN/THE BOSTON GLOBE via AP PHOTO via kompas.com) 

Di sebuah desa terpencil yang dikelilingi oleh hutan gelap, terdapat sebuah rumah tua yang ditinggalkan oleh penduduk setempat. 

Rumah itu konon dihantui oleh roh jahat yang tidak bisa beristirahat. Sejak berabad-abad yang lalu, cerita-cerita mengerikan tentang teriakan dan bayangan aneh di malam hari tersebar di kalangan penduduk desa.

Pada suatu malam yang gelap dan berangin, sekelompok remaja berani memutuskan untuk menjelajahi rumah tersebut. 

Mereka tertawa-tawa dan meremehkan kisah-kisah seram yang selama ini menjadi legenda. Namun begitu mereka memasuki pintu gerbang yang ringkih, suasana berubah menjadi mencekam.

Langkah mereka diikuti oleh suara langkah yang tak terlihat. Ketika pintu rumah terbuka sendiri dengan perlahan, gelegar ketakutan menyelimuti mereka. 

Ruangan gelap dipenuhi oleh bau napas dingin yang membuat bulu kuduk merinding. Mereka merasa diawasi oleh mata tak terlihat dari sudut-sudut gelap.

Di ruang bawah tanah yang gelap gulita, kelompok remaja itu menemukan buku catatan kuno yang berisi mantra kuno. Dengan rasa ingin tahu, salah satu dari mereka membaca mantra itu dengan lantang. 

Tanpa disadari, pintu ruangan tertutup dan mereka terperangkap di dalamnya. Suara tawa jahat mengisi udara, dan bayangan gelap mulai mendekat.

Saat pintu ruangan akhirnya terbuka, kelompok remaja itu menemukan diri mereka berada di dunia lain yang dipenuhi oleh pohon-pohon mati dan kabut tebal. 

Mereka menyadari bahwa mereka bukan lagi di dunia yang mereka kenal. Angin malam menggigilkan tulang, dan suara desiran kain hitam mulai terdengar di antara pepohonan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Horor Selengkapnya
Lihat Horor Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun