Mohon tunggu...
Annisa Budi
Annisa Budi Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Opini mahasiswa

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud Pilihan

Tips Mendampingi Anak Belajar di Rumah

18 Juli 2021   14:59 Diperbarui: 18 Juli 2021   15:21 167
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

2. Interaksi Terbatas
Proses belajar mengajar kini harus berubah dari yang sebelumnya bisa bertatap muka secara langsung antara siswa dan guru akan tetapi pada masa pandemi ini tidak bisa. Walaupun demikian dengan keadaan yang berbeda baik guru maupun siswa harus mampu mengikuti proses pembelajaran jarak jauh dalam jaringan di masa pandemi ini. Peserta didik hanya berfokus pada gawainya untuk menyelesaikan tugasnya sendiri. Ia tidak dapat melakukan interaksi dengan orang lain. Semua materi yang disampaikanpun lebih terpusat pada kompetensi yang ingin dicapai.

3. Bosan
Siswa merasa bosan serta kurang fokus dikala belajar sehingga membuat konsentrasi belajar siswa menurun. Pemicu berkurangnya konsentrasi belajar siswa ialah tiap hari siswa wajib belajar dengan memandang layar handphone dalam waktu yang lumayan lama. 

Tidak hanya itu siswa merasa kurang fokus dikala belajar menggunakan handphone sebab ketika  belajar dapat bergeser ke aplikasi yang lain. Penyebab siswa kehilangan konsentrasi ketika belajar karena terlalu lama menatap layar handphone. 

Semua yang berkaitan dengan pembelajaran ada di handphone seperti materi yang diberikan oleh guru, tugas, hingga materi-materi dari sumber lain bisa didapatkan melalui web, sehingga menyebabkan siswa menatap layar handphone lebih lama dari biasanya.

4. Kurang dukungan orang tua
Orang tua cenderung kurang menyukai terhadap pendidikan jarak jauh. Hal ini disebabkan karena para orang tua belum terbiasa dengan kegiatan pembelajaran jarak jauh tanpa didampingi oleh seorang guru secara langsung. 

Hal yang biasanya dilakukan oleh guru sekang harus diambil alih oleh para orang tua walaupun sebenarnya tugas itu memang tugas dari para orang tua. Hal- hal tersebut dapat menimbulkan kecemasan bagi para orang tua. Ketika seorang anak membutuhkan motivasi dan semangat dari orang tua, justru para anak tidak mendapatkan hal tersebut.

5. Kesulitan siswa dalam memahami materi
Penguasaan konsep materi di awal pembelajaran akan sangat berpengaruh terhadap penguasaan materi selanjutnya, apabila siswa kesulitan memahami materi yang sedang di pelajari maka akan banyak siswa yang kurang mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. pemahaman materi ketika pembelajaran jarak jauh siswa cenderung masih mengalami kesulitan.

Penyebab kesulitan siswa dalam memahami materi ketika pembelajaran jarak jauh yaitu metode pembelajaran guru yang monoton. Guru hanya memberikan materi melalui media daring tertentu kemudian memberikan tugas tanpa membahas materi tersebut.

Dari beberapa masalah tersebut, berikut solusi bagi orang tua dalam mendampingi anak belajar di rumah :

1. Menciptakan suasana yang menyenangkan
Belajar dari rumah setiap hari dan dalam jangka yang lama tentu saja akan memberikan rasa bosan pada anak. Menatap layar handphone, laptop atau komputer dari pagi sampai siang dilanjut lagi dengan tugas-tugas lain yang diberikan. ditambahlagi suasana dirumah yang harus diubah menjadi suasana untuk belajar untuk anak merupakan tugas orang tua di rumah.

Cara menciptakan suasana rumah agar terasa menyenanggkan untuk anak belajar salah satunya yaitu dengan membuat ruangn belajar anak menjadi lebih nyaman, unik dan terasa berbeda dari biasanya. Selain itu juga bisa merubah layout ruangan belajar anak beberapa waktu sekali agar suasana tersebut tidak mudah membuat anak merasa jenuh. Agar selama pembelajaran dimulai orang tua bisa juga menyediakan selingan lagu atau makanan cemilan yang disukai anak.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun