Mohon tunggu...
Siska Dewi
Siska Dewi Mohon Tunggu... Administrasi - Count your blessings and be grateful

Previously freelance writer https://ajournalofblessings.wordpress.com/

Selanjutnya

Tutup

Love Artikel Utama

Inilah 5 Resep Bahagia Menikah dengan WNA

20 Juli 2021   18:00 Diperbarui: 21 Juli 2021   03:01 1217 95 21 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Inilah 5 Resep Bahagia Menikah dengan WNA
Ilustrasi menikah dengan WNA (sumber: prostooleh/freepik)

Internet telah mengubah dunia menjadi sebuah desa global. Orang-orang dari negara yang berbeda dapat berinteraksi dengan cepat dan mudah, lalu saling jatuh cinta.

Menjalani pernikahan dengan WNA tidak selalu mudah. Perbedaan latar belakang, budaya, bahasa, atau bahkan agama, seringkali dipandang sebagai kendala.

Meski pepatah mengatakan cinta itu buta, dinamika saat memadukan perbedaan yang ada tak selalu indah. Ketika keadaan menjadi serba salah, seringkali salah satu pihak menjadi “buta”.

Lalu, bagaimana jika Anda dilamar oleh seorang WNA? Beberapa pasutri pernikahan campuran berkenan berbagi pengalaman. Saya mencoba merangkumnya untuk Anda.

Keputusan paling berat, tinggal jauh dari keluarga

"Yang paling berat adalah ketika memutuskan ikut suami, tinggal jauh dari keluarga." Kata Ria, seorang ibu muda asal Jakarta yang kini tinggal di Izmir, Turki. Kisah tentang Ria pernah saya tulis di artikel ini.

Mau ngapain di sana? Betah, nggak? Seperti apa kehidupan di sana nanti? 

Apakah aku nanti masih bisa bertemu dengan keluarga? Jarak Jakarta-Turki itu 10 jam dengan penerbangan direct, sangat mahal di ongkos.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Lilan (nama samaran), ketika dilamar oleh seorang pria yang dikenalnya lewat Friendster, media sosial yang populer di tahun 2000-an, 13 tahun yang lalu.

Meninggalkan keluarga di Jakarta, itu yang paling berat. Aku memang merasa sudah sangat dekat secara emosional dengan dia melalui percakapan di Friendster

Dia datang ke Jakarta, tinggal di sini selama sebulan. Dalam sebulan itu, dia minta aku kenalkan dia kepada para kerabat dan sahabatku.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN