Mohon tunggu...
Anjungan Al Irsyad 8
Anjungan Al Irsyad 8 Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

"Ratio legis est anima legis" - Niat dari undang-undang adalah jiwa dari undang-undang.

Selanjutnya

Tutup

Politik

Apa yang Terjadi soal Pernyataan Kepimpinan Berambut Putih dan Berwajah Kerut

4 Desember 2022   17:10 Diperbarui: 4 April 2023   09:11 277
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Politik. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Nama : Anjungan Al Irsyad

Kelas : HTN 3

NIM : 212102030053

Anggota parlemen PPP mengandalkan Jokowi untuk tetap netral terlepas dari kode pencalonan presiden. 

Ketua DPP PPP Achmad Baidowi (Awiek) menilai Presiden Jokowi akan tetap netral meski menghadirkan kode etik kepemimpinan yang terkesan mendukung calon presiden. Dia yakin Jokowi tidak akan membahas pilpres.

"Terkait Pilpres, kami yakin Pak Jokowi tidak berjalan, beliau tetap memegang teguh Fatsun politik pada posisi netral," kata Awiek saat dihubungi, Kamis (1/12/2022). Awiek menyebut pesan Jokowi tidak mengarah ke siapapun. Menurutnya, pemimpin berambut putih itu hanyalah metafora. Namun, dia mengatakan kesaksian Jokowi tetap bisa menjadi bahan refleksi Jokowi memanggil Prabowo jauh-jauh ke Ganjar 

Sebelumnya, Jokowi kembali angkat bicara soal pemimpin berambut putih itu, yang disampaikannya usai menghadiri Bahaupm Bide Bahana Tariu Borneo Bangkule Rajakng di Rumah Radakng Pontianak, Kalimantan Barat. Kini Jokowi mengajak semua orang memaknai pernyataannya tentang pemimpin berambut putih itu.

Jokowi mengatakan, siapapun yang bekerja keras dipengaruhi oleh kondisi fisiknya.

Ya dimaknai sesuka hati, tapi memang dengan orang yang bekerja, kalau serius dan bekerja keras, pasti akan kena badannya, kata Jokowi.

Menurut Hendri, kedua foto tersebut berhembus angin sejuk mengingat dua momen tersebut bermakna kedamaian. Tidak ada ketegangan, bahkan jika keputusan politik bisa bertentangan.

Namun, berbagai spekulasi marak. Tentu saja, akhir-akhir ini banyak pembicaraan tentang koalisi terakhir partai politik sebelum pemilihan presiden 2024.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun