Mohon tunggu...
Anis Soviatin
Anis Soviatin Mohon Tunggu... Mahasiswa Program Study Pendidikan Agama Islam IAIN Jember
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

"Ikhtiarmu akan menjadi Pilihanmu dan Keyakinanmu Adalah Semangatmu"

Selanjutnya

Tutup

Filsafat

Seperti Apa Aliran Eksistensialisme yang Berhubungan Dalam Filsafat Pendidikan?

1 Mei 2020   04:17 Diperbarui: 1 Mei 2020   04:23 26 1 2 Mohon Tunggu...

Bismillahirrahmannirrahim

Alhamdulillah di bulan yang suci ini. Kita masih bisa diberi keberkahan untuk saling berbagi ilmu pengetahuan yang secuil ini, mengenai tentang pembelajaran pada filsafat pendidikan. semoga Bermanfaat 

Nah..Sebelum langsung ke materi pembahasan, kita akan mencoba mengenal terlebih dahulu. bagaimana sih asal-usul dari aliran Eksistensialisme ini?  

Dari kata 'Filsafat' yang dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang ada secara mendalam. sehingga dengan adanya filsafat, kita akan tahu akar-akar dari berbagai macam ilmu lainnya dan juga dasar dari segala yang ada. Filsafat itu terbagi menjadi beberapa cabang ilmu, salah satunya yaitu filsafat pendidikan. Dan dalam filsafat pendidikan terdapat berbagai aliran filsafat lagi yang merupakan terapan dari filsafat umum. Dan yang salah satunya akan kita bahas setelah ini, yaitu filsafat pendidikan eksistensialisme Dan Tokoh pemikir Filsafat Pendidikan Eksistensialisme 

A. Pengertian Filsafat Pendidikan eksistensialisme 

Dari sudut etimologi eksistensi berasal dari kata "eks" yang berarti diluar dan "sistensi" yang berarti berdiri atau menempatkan, jadi secara luas eksistensi dapat diartikan sebagai berdiri sendiri sebagai dirinya sekaligus keluar dari dirinya.

Dalam pengertian lain mengatakan bahwa Eksistensialisme ini merupakan aliran filsafat yang memandang berbagai gejala dengan berdasarkan pada eksistensinya, artinya bagaimana manusia berada (bereksistensi) dalam dunia.

Sebagai aliran filsafat, eksistensialisme ini berbeda dengan filsafat eksistensi. Paham Eksistensialisme secara radikaal menghadapkan manusia pada dirinya sendiri, sedangkan filsafat eksistensi adalah benar-benar sebagai arti bahwa filsafat disini menempatkan bahwa wujud manusia sebagai tema sentral.

Secara umum berarti, manusia dalam keberadaannya itu sadar bahwa dirinya ada dan segala sesuatu keberadaannya itu ditentukan oleh akunya. Karena manusia selalu terlihat disekelilingnya, sekaligus sebagai miliknya. Upaya untuk menjadi miliknya itu manusia harus berbuat menjadikan-merencanakan yang berdasar pada pengalaman yang konkret.

B. Tokoh-Tokoh Pemikir Filsafat Pendidikan Eksistensialisme 

Tokoh yang berperan dalam aliran Eksistensialisme ini yaitu :
1. Jean paul satre
2. Soren Kierkegaard
3. Martin Buber
4. Martin Heldegger
5. Karl Jasper
6. Gabril Marcel
7. Paul Tillich

Namun, Ada empat tokoh yang paling melandasi pada filsafat eksistensialis ini, seperti Martin Heidegger, Jean Paul Sartre, Karl Jaspers dan Gabriel Marcel. Meski diantara filsuf ini memberikan tema yang berbeda-beda tetapi semuanya memiliki motif yang pokok yakni apa yang disebut eksistensi manusia, yaitu cara manusia berada. Hanya manusialah yang bereksistensi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x