Humaniora

Kuliah Bukan Penjamin Kesuksesan Seseorang

18 September 2017   13:31 Diperbarui: 29 September 2017   14:36 5718 2 1
Kuliah Bukan Penjamin Kesuksesan Seseorang
Kuliah (shutterstock.com)

SD-SMP-SMA/SMK-Kuliah-Kuliah S2-Kerja-Nikah

Begitulah siklus yang diinginkan banyak orang. Walaupun orangtua di zaman dulu banyak yang tidak bersekolah sampai Kuliah, tapi orangtua menginginkan anaknya bisa sekolah sampai setinggi-tingginya.

Pada zaman penjajahan, wanita tidak boleh kuliah atau tidak boleh sekolah. Hanya pria saja yang boleh menempuh pendidikan yang tinggi. Tapi Raden Ajeng Kartini adalah wanita motivator untuk wanita lainnya bahwa semua orang berhak menerima pendidikan .

Untuk di era globalisasi ini, Hampir semua Anak-anak memutuskan lanjut kuliah setelah SMA. Lalu apakah tujuan mereka kuliah?

kebanyakan alasan mereka kuliah adalah

1. Kuliah adalah tempat bergengsi,dimana kalau seseorang kuliah, seseorang itu termasuk orang yang keren. Penampilan saat menjadi mahasiswa bak seperti model atau fashionable.

2. Ingin mendapat gelar. Ketika mahasiswa sudah menjadi sarjana, kemudian mereka mendapat gelar di akhir nama mereka seperti : Anissa Putri Pradita S.P. Lumayan nambah 2-4 huruf di belakang nama. Dan menjadikan suatu kebanggaan bagi diri sendiri dan keluarga, bahkan dikatakan orang yang pandai.

3. Mudah mendapat pekerjaan. Ini alasan terbanyak kenapa banyak orang kuliah. "zaman Sekarang kan susah mendapat pekerjaan, kalau aku tidak kuliah nanti aku jadi apa dong?"

Kenapa penulis menulis tentang Kuliah bukan penjamin Kesuksesan. Padahal penulis sendiri adalah seorang mahasiswa. 

Apakah kuliah dapat menjamin seseorang bisa sukses?

jawabannya adalah belum tentu. Banyak yang tidak kuliah tapi dia sukses karena bekerja sesuai dengan passion yang dimilikinya seperti artis, designer, blogger, youtuber, entrepreneur, dan masih banyak lagi. 

Apakah setiap kampus menjamin selesai lulus langsung di terima kerja?Tidak,Toh banyak kok yang selesai lulus kuliah sudah sarjana. Tapi mereka pengangguran dan masih susah mencari pekerjaan. Alasannya karena perusahaan tidak menerima lulusan jurusan ini atau itu, atau karena kamu gagal tes, atau lainnya. Bahkan gaji lulusan SMA sekarang hampir sama dengan lulusan kuliah rata-rata diatas UMR. Rata-rata lulusan kuliah bekerja tidak sesuai dengan kuliahnya, dan mereka selalu menganggap yang penting bisa kerja. Tapi memang beberapa profesi yang mengharuskan anda untuk kuliah seperti dokter, scientist , insinyur, dll. 

Perbedaan kuliah di zaman dulu dan di zaman sekarang?

Mungkin di zaman dulu kuliah itu penting karena ilmunya susah di dapatkan, hanya bisa di dapat oleh dosen dan orang-orang yang kuliah. Beda dengan zaman sekarang, kuliah itu bukan hal yang istimewa lagi karena ilmunya bisa di dapat berbagai sumber seperti dari orang lain, seminar, workshop, buku, dan internet.

Zaman dulu, mahasiswa yang kuliah sangat semangat dan bersungguh-sungguh belajar, dibandingkan zaman sekarang mahasiswa sering datang telat, sering tidak masuk, tidak memperhatikan dosen, main handphone, dan juga ada yang tidur. 

Bukan berarti orang yang tidak menduduki bangku kuliah termasuk orang yang sukses. Tapi kebanyakan orang yang tidak kuliah bisa menjadi sukses karena mereka berusaha mencari bagaimana menjadi sukses. Dan disaat itu orang yang sudah sarjana malah memilih untuk bekerja di kantoran.

Pendidikan sangat penting untuk mengubah pola pikirmu menjadi lebih baik. Tapi ubahlah mindset mu wahai sarjana jangan hanya bekerja di kantoran saja. Mungkin kamu bisa jadi karyawan kantor disisi lain kamu jadi pengusaha yang bisa mempekerjakan orang lain juga. 

Pesan buat kamu yang salah jurusan. Mungkin apa yang kamu pilih bisa menjadi kolaborasi dengan passion mu seperti seorang mahasiswa yang kuliah di jurusan ilmu pangan tapi dia merasa salah memilih jurusan, tapi ia minat sebagai youtuber. Kamu bisa jadi youtuber kategori makanan sehat. 

Dan pesan buat kamu yang nanti melanjutkan kuliah. Buatlah rencana sematang mungkin, jangan sampai menyesal di kemudian hari. Kuliah itu tidaklah mudah. Dan kuliah itu mahal. Banyak yang baru lulus kuliah, sebenarnya dia tidak mengerti materi yang diajarkan dosen. 

Semua orang bisa sukses. tapi jalan Kesuksesan orang berbeda-beda.  Ilmu yang paling penting adalah ilmu agama. Karena ilmu agama diberikan untuk dunia dan dibawa ke akhirat.