Mohon tunggu...
Anis Safitri
Anis Safitri Mohon Tunggu... Penulis

Gadis Gunungkidul yang ingin jalan jalan ke luar negeri karena karyanya.

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Artikel Utama

Bukan Secarik Tips tentang (Menjadi) Cantik

13 September 2019   21:07 Diperbarui: 17 September 2019   21:13 0 4 0 Mohon Tunggu...
Bukan Secarik Tips tentang (Menjadi) Cantik
ilustrasi. (Remy_Loz/Unsplash)

Halo, Sahabat!
Jika kalian mengira tulisan ini tentang tips dan trik memilih skincare, kalian SALAH BESAR! Jika kalian mengira tulisan ini dibuat oleh selebgram/perempuan yang berwajah bening, kalian juga SALAH BESAR!

Tulisan ini dibuat oleh perempuan biasa yang mendapatkan nasib sial akan tetapi, nasib sial itu ternyata berubah jadi nasib mujur. Perubahan sial menjadi mujur ini memerlukan waktu kurang lebih satu tahun.

Perempuan itu baru menyadari jika satu tahunnya telah ia lewati dengan penuh hikmah yang tertera di dalamnya.

***
Aku adalah mahasiswi di salah satu kampus di Yogyakarta. Rasanya senang sekali bisa menimba ilmu di Kota Pelajar. Pada tahun pertama kuliah, aku sering terheran-heran melihat mahasiswi bule yang suka berjalan mengitari kampus. Kulit putihnya yang mulus membuatku terbius. Ya, terbius karena kagum.

Di kampus, aku juga semakin sering melihat mahasiswa rupawan. Banyak pula mahasiswi yang cantik dengan make-up nya yang cocok. Mereka juga mengenakan pakaian yang fashionable. 

Pemandangan inilah yang membuatku semakin terkagum-kagum sekaligus rendah diri. Aku minder karena tak memakai make-up dan baju fashionable seperti mereka.

Selama kuliah, aku berkenalan dengan teman-teman dari berbagai daerah, seperti Jawa Tengah, Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan, Sulawesi, bahkan Ambon. Herannya, beberapa teman-temanku malah suka memberiku pujian.

Orang yang baru kukenal pun tak jarang untuk memujiku. Mereka sering memujiku berwajah adem, ustadzah, bahkan istri idaman (gedubrak hehe...). Aku sebelumnya tak pernah menerima pujian ini sewaktu SMA. 

Jadi, wajar saja pujian-pujian yang kudapatkan saat ini membuatku kaget. Walaupun kaget, kenyataannya aku jadi lebih percaya diri hehe...

Menjelang semester ketiga, nasib sial muncul. Tanpa minta izin, tanpa pemberitahuan, tanpa kode apapun, tiba-tiba wajahku kedatangan beberapa jerawat secara bergantian. Awalnya hanya satu, lalu nambah lagi, nambah lagi, nambah lagi. Huaaaa... Jika ada jerawat yang sembuh, muncul lagi jerawat yang lain.

Aku sungguh sedih. Yang awalnya aku sering dipuji-puji, sekarang tak ada lagi. Yang dulu aku sering percaya diri, sekarang aku sering rendah diri. Aku sampai malas untuk keluar, malas bertemu teman-teman.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
KONTEN MENARIK LAINNYA
x