Mohon tunggu...
Ani Siti Rohani
Ani Siti Rohani Mohon Tunggu... Buruh - Perempuan penikmat sunyi

Life is never flat

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Cinta yang Kuterka

16 Mei 2019   18:37 Diperbarui: 16 Mei 2019   18:49 129
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

"Tentu saja tidak. Tapi ...,"

"Siapa dia?" tanyaku memotong kata-kata mas Ardi.

"Kami bisa menjelaskannya Rasti," balas mas Ardi.

Oh Tuhan! Rasanya seleraku untuk menikah mendadak benar-benar hilang dengan apa yang kulihat hari ini. Kenapa? Kenapa bisa seperti ini?

"Biar aku yang menjelaskannya, Mas," ucap Mbak Ri. Masih dengan senyum tulusnya yang selalu membuatku iri.

Aku melihat genangan di matanya. Aku yakin ini menyakitkan. Tapi apa yang sebenarnya mereka lakukan? Aku benar-benar tak habis pikir.

"Rasti, Mas Ardi tidak bersalah. Mas Ardi bahkan sangat, sangat menyayangiku," ucapnya menggenggam tanganku.

"Tapi kamu tahu sendiri kan, Mbak tidak bisa memberikan kebahagiaan untuknya."

"Kebahagiaan macam apa, Mbak? Kenapa Mbak bisa bicara begitu padahal aku tahu kalian saling mencintai," balasku masih tidak percaya dengan apa yang terjadi.

"Aku tidak bisa hamil Rasti. Selama 5 tahun ini aku tidak pernah bisa hamil. Dan aku yang memaksa Mas Ardi untuk menikah lagi," balasnya menjelaskan.

"Apa? Hanya karena itu?" tanyaku.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun