Mohon tunggu...
Anisatul Mustafidah ali
Anisatul Mustafidah ali Mohon Tunggu... Diciptakan hanya untuk menikmati kopi dan puisi.

Sedang Belajar Percaya Diri

Selanjutnya

Tutup

Puisi Artikel Utama

Puisi: Sembilan Puluh Tiga

11 September 2020   13:49 Diperbarui: 12 September 2020   19:36 149 23 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi: Sembilan Puluh Tiga
ilustrasi mural anak dan sepeda. (sumber: pixabay/Engin_Akyurt)

;Di Antara Jingga & Hitam 

Sekumpulan anak memegang balon mimpi. Warna-warni 

Tukang balon meniup harapan, untuk lembar jingga penuh kebahagiaan 

Penjual kembang gula memutar gagang kehidupan. Ringan manis berbelit hitam-putih kerelaan 

Pemuda-pemudi kasmaran. Bersama mempersiapkan sayap untuk terbang 

Seorang Lelaki duduk termangu. Di pundaknya tersampir rindu lusuh 

Perempuan-perempuan berlalu-lalang. Beberapa bermata rindang dan sebagian lainnya linglung mencari rumah untuk pulang ---di masa mendatang 

Merpati beranjak pergi. Dari matanya, ingin kupelajari ;lekuk semesta, labirin doa

Dari rumah ke rumah
Dari jiwa-jiwa yang meraup lara dengan rela
Dari tawa yang tak pernah ingkari sembah.

Anisatul Mustafidah Ali
Annuqayah, 07 Pebruari 2020

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x