Mohon tunggu...
Danisa Intan
Danisa Intan Mohon Tunggu... Freelancer

The first daughter

Selanjutnya

Tutup

Bisnis

Struktur Organisasi yang Baik, Menunjang Pencapaian Profit

14 Juli 2019   02:06 Diperbarui: 14 Juli 2019   02:23 0 0 0 Mohon Tunggu...

Pasti kalian semua tahu apa yang dimaksud  dengan struktur organisasi? Struktur organisasi adalah kerangka pola pekerjaan dan kelompok tugas atau fungsi bagian-bagian organisasi yang akan dipakai untuk mencapai tujuan organisasi.  Bentuk  Struktur Organisasi antara lain; Struktur Organisasi berdasarkan fungsi, Struktur Organisasi berdasarkan produk/pasar dan struktur organisasi matrik.

Dengan adanya struktur organisasi, tujuan organisasi akan lebih mudah dicapai karena ada pembagian fungsi dan wewenang yang jelas. Struktur organisasi juga menggambarkan apakah ada perangkapan jabatan dalam satu operasi yang menghasilkan hasil yang sama. Menurut ketentuan Internal Control System dan Good Corporate Governance, struktur organisasi yang baik harus ada pemisahan fungsi antara ; fungsi operasi, fungsi otorisasi,  fungsi penyimpanan, dan fungsi pencatatan.

Struktur organisasi merupakan alat yang strategis bagi manajemen Perusahaan, karena memisahkan fungsi dan wewenang yang jelas dan perangkapan jabatan diatur sesuai peraturan perundang-undangan untuk operasi yang menghasilkan suatu hasil yang sama. Setelah memisahkan fungsi dan wewenang yang jelas, perusahaan dapat menentukan orang-orang yang sesuai dengan tempat dan keahliannya agar mempermudah dalam merencanakan jenjang jabatan dan persyaratannya, serta pencarian pejabat yang diinginkan.

Struktur organisasi sangat berpengaruh terhadap keberhasilan sebuah perusahaan, terutama dalam mengatasi masalah sumber daya manusianya. Setiap perusahaan akan membuat struktur organisasi yang berbeda, sesuai dengan  tujuan perusahaan, budaya perusahaan, aktivitas pekerjaan, dan pola bisnis perusahaan. 

Perlu adanya pemikiran yang matang dalam menetapkan dan memutuskan bentuk struktur organisasi yang akan digunakan di suatu perusahaan. Bahkan saat ini, banyak perusahaan besar yang sengaja memakai jasa konsultan manajemen untuk membantu merumuskan struktur organisasinya. Karena meskipun harus mengeluarkan biaya yang tidak murah, mereka para pemilik perusahaan beranggapan bahwa usahanya akan semakin maju dan berkembang dengan struktur organisasi yang saling menunjang.

Sebagai contoh, apabila perusahaan A bergerak dalam bidang manufaktur barang-barang pasar (banyak produk) dan berorientasi untuk menciptakan setiap produk berkualitas tinggi untuk konsumen, maka perusahaan A dapat menerapkan struktur organisasi berdasarkan produk/pasar. Mengapa demikian?

Karena dalam penerapan struktur organisasi based market para marketing dengan sendirinya akan berkompetisi secara sehat untuk mencapai target dalam memasarkan produk perusahaan (yang telah terbagi dalam beberapa klasifikasi). Hal ini menciptakan etos kerja yang baik di level pegawai dan tentunya kenaikan profit yang tinggi. Dengan catatan, para marketing tidak asal memasarkan produk dengan harga murah, tetapi tetap konsisten pada margin yang ditentukan. 

Sedangkan, apabila perusahaan B bergerak dalam bidang manufaktur tapi sebatas memproduksi satu produk (karena statusnya sebagai sub-kontraktor) dan berorientasi untuk dapat menekan cost dari produk, maka perusahaan dapat menerapkan struktur organisasi berdasarkan fungsi operasionalnya tapi tidak mengarah pada organisasi gemuk. Mengapa demikian?

Karena fungsi operasional/produksi tidak terbagi ke beberapa fungsi (hanya ada satu cabang), maka biaya produksi akan terpusat. Jika biaya produksi terpusat, maka harga pokok produksi akan lebih kecil sehingga margin profitnya naik. Disamping itu, perusahaan tidak menggemukan struktur organisasi di bagian atas, sehingga biaya jabatan/fungsional atas lebih kecil, dan dampaknya laba usaha akan naik. 

Dengan demikian,penetapan struktur organisasi yang baik (yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan) dijadikan pedoman supaya  perusahan lebih efektif dan efisien dalam operasinya, sehingga perusahaan akan lebih produktif. Dari keproduktifan tersebut, tentunya menekan cost dan mencapai kenaikan profit. Kenaikan proit itulah yang akan sangat diharapkan oleh semua pihak-pihak berkepentingan dalam satu entitas, baik manajemen maupun pihak luar.