Mohon tunggu...
Anisa Ayu Islamiati Wibawa
Anisa Ayu Islamiati Wibawa Mohon Tunggu... Mahasiswa Menengah

Mahasiswa semester baru yang masih amatiran dan suka bingung akan banyak hal.

Selanjutnya

Tutup

Digital

Langganan YouTube Premium? Kaum Missqueen Bisa Apa?

13 November 2020   22:08 Diperbarui: 13 November 2020   22:12 123 2 0 Mohon Tunggu...

Lagi enak-enakan nonton tutorial masak Kak Devina Hermawan, eh tiba-tiba iklan muncul. Itu adalah satu dari sekian momen absurd menyebalkan yang paling saya sebalkan. Ya, benar, iklan kadang memang semenyebalkan itu, apalagi ketika iklannya tidak tanggung-tanggung, sampai hampir setengah jam. Dalam hati saya berpikir "Iklan apaan sih? Kenapa bisa sampai lama banget? Mana ada yang mau perhatikan coba kalau selama itu." Meskipun dalam tiga detik iklan itu bisa dilewati, tapi saya mencoba tetap bertahan dan menyaksikan sampai akhir sehingga saya bisa menangkap apa yang ingin ditunjukkan oleh marketing perusahaan itu sampai mau membuat hampir 30 menit siaran. Ternyata setelah saya tonton, itu adalah iklan sebuah kanal YouTube produk kecantikan yang memaparkan kandungan dan segala macam keunggulan produknya. Jujur saja itu iklan itu sangat membosankan.

Berbagai pariwara terus saja muncul bahkan tidak hanya satu, kadang juga dua atau malah iklan selama 30 detik yang tidak bisa di lewatkan. Sampai akhirnya YouTube mengeluarkan fasilitas premium bagi para penggunanya. Sontak saja saya mencari tahu mengenai hal ini dan berharap bisa mendapatkan penawaran yang murah. Namun siapa sangka, Rp 59.000,00 per bulan. Bagi saya yang hanya seorang mahasiswa dengan keadaan ekonomi yang masih tersuplai orang tua, harga itu bukanlah murah. Sehingga saya memutuskan untuk tetap menggunakan YouTube non premium.

Setelah beberapa bulan berlalu saya mendengar bahwa YouTube memberikan gratis premium tiga bulan pertama. Dengan rasa yang excited saya melakukan pendaftaran tersebut tanpa memikirkan kelanjutan setelah akun premium tiga bulan tersebut. 

Tiga bulan saya lakukan dengan banyak berselancar di YouTube tanpa ada gangguan iklan di menit-menit tertentu. Tentu saja hal ini begitu menyenangkan, ditambah lagi saya juga dapat mengakses YouTube Music premium. Namun mendekati akhir dari tiga bulan akun YouTube premium, saya mendadak bingung karena mahalnya harga tagihan YouTube premium setelah gratis tiga bulan. Selain itu, saya juga masih ragu untuk membuat  akun lagi agar mendapat gratis premium tiga bulan lagi. Penjelajahan video dan juga begitu banyak history dalam akun tersebut menambah rasa enggan saya untuk mengganti akun karena jika beralih ke akun YouTube yang baru maka semua penjelajahan akan mulai lagi dari awal. 

Kebingungan saya terus berlanjut, sehingga saya mencari-cari cara bagaimana mendapatkan akun YouTube premium yang murah tanpa harus membeli akun baru. Betapa tidak, jika saya benar-benar berlangganan akun YouTube premium dengan membayar Rp 59.000,00 per bulan, kantong saya bisa jebol bila itu terjadi. Bayangkan saja, uang saku yang diberikan orang tua saya hanya tiga ratus ribu rupiah setiap bulan, itu pun kalau benar-benar diberi, terkadang bahkan satu bulan hanya diberi lima puluh ribu rupiah, untuk beli kuota bulanan pun pas-pasan. Ya, memang ada tambahan saku dari hasil jual-beli baju di Facebook, tapi tidak seberapa jika digunakan untuk kebutuhan seperti itu.

Pencarian saya berlabuh di sebuah platform jual-beli online berwarna oranye. Dengan kata kunci 'YouTube premium', saya berhasil mendapat solusi. Empat ribu rupiah saja untuk berlangganan YouTube premium setiap bulan tanpa harus berganti akun. Walaupun awalnya ragu karena takut akan diblokir oleh YouTube apabila ketahuan membeli langganan premium di luar aplikasi, namun untung saja, akun YouTube milik saya sampai saat ini masih aman dan bisa digunakan sebagai akun premium. Jadi, kaum missqueen masih bisa kok langganan YouTube premium, yang penting kalian pintar-pintar saja memilih cara.

VIDEO PILIHAN