Mohon tunggu...
Anisa
Anisa Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia

Saya adalah mahasiswa prodi Akuntansi Universitas Pendidikan Indonesia.

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

KKN Tematik UPI 2021: Langkah Persiapan Proses Pembelajaran Daring di SDN Cileungsi 06

24 Juli 2021   15:52 Diperbarui: 24 Juli 2021   16:09 23 1 0 Mohon Tunggu...

Pada awal masa pandemi Covid-19 membuat pemerintah menerapkan kebijakan-kebijakan yang harus menyesuaikan dengan keadaan untuk memperlambat penyebaran Covid-19. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 4 Tahun 2020 tanggal 24 Maret 2020, salah satu isinya mengenai proses belajar di rumah. Hingga kini proses pembelajaran daring terus dilakukan sejak kebijakan tersebut diterapkan.

Virus yang kian cepat menyebar membuat sekolah terus melakukan pembelajaran secara daring. Terhitung sudah hampir satu setengah tahun pembelajaran daring telah diterapkan. Berbagai metode telah dilakukan oleh banyak sekolah untuk mendukung proses pembelajaran secara daring tersebut. Pemerintah juga telah memberikan bantuan kuota yang diperuntukkan bagi siswa, mahasiswa, guru, dan dosen agar mempermudah dan memperluas jangkauan penerapan pembelajaran daring.

Proses adaptasi dari sekolah tatap muka menjadi daring tentu bukan hal yang mudah dilakukan. Apalagi pada pendidikan di Sekolah Dasar (SD). Penerapan pembelajaran daring di Sekolah Dasar tentu tidak semudah pada tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), maupun Sekolah Menengah Atas (SMA). Karena para guru harus menyesuaikan dengan kondisi para siswa. 

Mulai dari siswa yang belum bisa membaca sampai banyak siswa yang belum memiliki gawai. Hal tersebut merupakan kesulitan tersendiri dibandingkan sekolah di atas tingkat Sekolah Dasar. Pada proses pembelajaran daring di Sekolah Dasar ini, orang tua sangat berperan penting dalam mendampingi anak-anak mereka. Tentu cara mengajar orang tua, guru, dan respon anak sangat berbeda. Hal tersebut harus bisa hadapi demi efektifnya proses pembelajaran daring tersebut.

Pada dasarnya banyak Sekolah Dasar yang belum menerapkan proses pembelajaran daring dengan banyak metode. Saat ini masih banyak sekolah dasar yang tidak menerapkan pembelajaran daring melalui video conference, beberapa sekolah hanya menerapkan pemberian tugas saja kepada para muridnya. Tentu hal tersebut membuat para murid menjadi pasif dalam belajar dan cenderung tidak mengerti dengan tugas yang akan mereka kerjakan.

Sekolah SDN Cileungsi 06 merupakan salah satu sekolah yang menjadi sasaran KKN Tematik UPI 2021 yang menerapkan sistem pembelajaran daring. Sekolah ini tetap melaksanakan pembelajaran dengan memanfaatkan aplikasi video conference maupun google classroom bagi para siswanya. Setelah berbincang-bincang dengan guru-guru di sekolah ini, salah satunya Ibu Nining selaku pembimbing mahasiswa yang melaksanakan KKN di SDN Cileungsi 06.

 Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran daring di SDN Cileungsi 06 cukup efektif mengingat para murid di sekolah ini rata-rata sudah memiliki gawai sendiri-sendiri. Adapun untuk murid-murid tingkat bawah yaitu dari kelas 1 sampai 3 dibantu dengan orang tuanya. Sehingga komunikasi dengan orang tua pun rutin dilakukan. Pembelajaran melalui video conference juga cukup sering dilakukan sehingga para siswa tetap mendapatkan penjelasan mengenai materi.

Dalam masa liburan ini persiapan terus dilakukan oleh SDN Cileungsi 06 dalam menyambut pembelajaran pada semester ganjil. Sebagai mahasiswa KKN Tematik UPI, penulis membantu sekolah dalam menghadapi pembelajaran semester ganjil dengan membantu melakukan pengecapan dan penomoran pada setiap buku-buku baru yang diberikan oleh pemerintah, mulai dari kelas 1 sampai kelas 6.

 Buku-buku tersebut akhirnya akan dibagikan kepada setiap murid untuk membantu proses pembelajaran daring mereka di rumah. Buku-buku tersebut nantinya diambil oleh para orang tua siswa ke sekolah sesuai dengan jadwal yang ditentukan dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan dan dalam rangka menghindari kerumunan.

KKN Tematik UPI mempunyai sasaran kepada guru, siswa, dan orang tua siswa. Penulis mencoba memberikan penguatan pada media pembelajaran daring yang akan diajarkan oleh guru yang menjadi sasaran KKN, penulis juga melakukan pendampingan kepada siswa dan orang tua siswa dengan memberikan informasi dan edukasi mengenai tips dan solusi dalam pembelajaran daring maupun edukasi mengenai Covid-19. 

Hal tersebut dilakukan agar meningkatkan tingkat keefektifan pembelajaran daring dan dapat memberikan kesadaran kepada guru, siswa dan orang tua siswa akan pentingnya menjaga kesehatan agar terhindar dari Covid-19 sehingga kegiatan pembelajaran pun dapat terlaksana dengan lancar.

Terima Kasih.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN