Mohon tunggu...
Anis Contess
Anis Contess Mohon Tunggu... Guru - Penulis, guru

aniesday18@gmail.com. Perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata. Mari tebar cinta dengan kata-kata.

Selanjutnya

Tutup

Hobby Pilihan

IAI Al Qolam, Sah! Menulis Itu Mudah

6 Oktober 2021   06:30 Diperbarui: 6 Oktober 2021   06:36 720
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Cover buku Menulis itu Mudah (Dokpri)

Bertemu, berdiskusi dengan sesama peminat menulis selama 4 kali pertemuan membuat jari ini tak henti ingin menari.  

Institut Agama Islam AL -Qolam, IAI AL-Qolam yang terletak di Gondanglegi memberikan itu semua. Berada dalam satu frame dengan para penulis,  dadakan atau yang berpengalaman menghasilkan satu simpulan,  Sah! Menulis Itu Mudah.

IAI AL Qolam tampak muka (Dokpri)
IAI AL Qolam tampak muka (Dokpri)
Baik menuliskan kata hati, atau yang mestinya tersaji lewat pandangan mata, hingga yang kata orang berat,  seperti membuat Karya Tulis Ilmiah, semua terasa mudah setelah melewati fase belajar bersama. Lewat acara bertajuk "Menulis Itu Mudah" bersama Anis Hidayatie.Tidak ada yang sulit untuk menulis, semua akan terasa mudah dan bahkan menyenangkan bila dilakukan dengan ringan, riang.  Ini yang saya tangkap setelah 4 kali pertemuan bersama mereka.

Untuk materi pembuka dipertemuan pertama, Berbagi 5 tips menulis ala Anis  berdasarkan pengalamannya  selama menjadi penulis disampaikan. 5 tips itu adalah, Awali Menulis berdasarkan Pengalaman Pribadi, Telaah Yang Telah Ditulis Sesudah Kegiatan, Membiasakan Menulis Minimal Satu Karya Setiap Hari,  Meningkatkan Kepekaan Terhadap Keadaan dan Kejadian di Sekitar, serta Menemukan Waktu Terbaik Menulis, Konsisten.

Berlatih menulis apa saja menjadi penutup pertemuan. Peserta didorong membuat satu saja minimal karya untuk dipublish di kelas Menulis Itu Mudah. Curahan hati, esai,  puisi hingga karya tulis serius non fiksi tentang bagaimana menjadi santri sekaligus mahasiswa di IAI Al-Qolam.

Berhasil,  semua peserta yang tinggal 19 menghasilkan 1 karya sebagai materi pembukuan antologi.

Pertemuan kedua materi beralih ke arah teknis. Bahwa menulis apabila ingin terarah mulai paragraf pembuka hingga penutup maka satu tipe disajikan. Yakni menulis dengan kerangka.

Membuat outline, ini materi utamanya. Menulis fiksi maupun non fiksi pada prinsipnya sama. Yakni membuat outline.

Ada 5 tips  tahapan membuat outline yang disajikan  pada pertemuan  ini.  Pertama, Menentukan tema atau topik besar yang hendak diangkat dalam penulisan.  Kedua, Mengumpulkan Poin atas Ide atau Gagasan yang Akan Ditulis. Ketiga, Memilih poin utama untuk Isi Outline dari ide dan gagasan yang telah diinventarisir. Keempat, Menentukan poin atau materi pendukung, dan yang kelima adalah Revisi atas outline yang telah dibuat, sehingga outline sesuai dengan kebutuhan yang perlu ditulis.

Sesudah 2 tips-tips, materi juga menyinggung bagaimana membuat judul yang "nendang", membuat penasaran pembaca agar bersedia melanjutkan ke paragraf akhir. Untuk judul ini tips utama yakni singkat saja,  tidak banyak kata.

Berlatih membuat outline nonfiksi menjadi untuk seluruh peserta menjadi produk dari pertemuan kedua ini.

Professor Fauzan Zenrif (Dokpri)
Professor Fauzan Zenrif (Dokpri)
Pertemuan  ketiga yakni menulis Karya Tulis Ilmiah, lengkap dengan tahapan yang harus dilalui. Mulai Tahap persiapan hingga publikasi dan evaluasi.Untuk materi KTI ini penjelasan juga disampaikan seseorang yang ahli dari Civitas Al-Qolam. Profesor Fauzan Zenrif.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hobby Selengkapnya
Lihat Hobby Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun