Mohon tunggu...
Anggita Woro Hapsari
Anggita Woro Hapsari Mohon Tunggu... Pribadi yang apa adanya dan menjadi diri sendiri sesuai dengan semua Peraturan yang ada

I will always be myself, I loved cats... uuuummm, what else...? Asked me, lol ....

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Penyiksa Hewan Harus Dihukum

9 Desember 2019   07:08 Diperbarui: 9 Desember 2019   07:08 91 0 0 Mohon Tunggu...
Penyiksa Hewan Harus Dihukum
Lilu,Cemong dan Kimo (Jantan semuanya) takut sama sibelang | dokpri

Bekasi, 3 Desember 2019. Ini adalah foto kucing peliharaan kesayangan saya sejak 2017, yang bernama lilu snow, kimo dan cemong sigendut. Jadi sebenarnya saya tidak hanya mempunya 3 kucing kesayangan yang difoto itu akan tetapi banyak sekali yang sudah mati terkena virus kucing mematikan, ada yang tidak sengaja tertabrak oleh keluarga saya namun cepat kami kuburkan dengan layak dan bajkan ada saja yang diambil oleh anak-anak sd disamping atas rumah kami. 

Cemong dan Kimo (hidup),Apit yang warna bulunya kayak sapi cuma hitam putih dan Chokkiey Sitiwul  belang telon artinya warna bulunya belang 3 ada tiga warna bulunya dia (sudah mati kena virus kucing) | dokpri
Cemong dan Kimo (hidup),Apit yang warna bulunya kayak sapi cuma hitam putih dan Chokkiey Sitiwul  belang telon artinya warna bulunya belang 3 ada tiga warna bulunya dia (sudah mati kena virus kucing) | dokpri

Cantik itu induknya kimo, cemong, lila, lilo, lilu apit dan chokkiey sitiwul. Sungguh tega orang yang mengambil sicantik, lila dan lilo dari dalam pagar rumah kami. padahal pagar digerendel bawahnya dan ditutup juga | dokpri
Cantik itu induknya kimo, cemong, lila, lilo, lilu apit dan chokkiey sitiwul. Sungguh tega orang yang mengambil sicantik, lila dan lilo dari dalam pagar rumah kami. padahal pagar digerendel bawahnya dan ditutup juga | dokpri
SIprincess montok yang gembul hilang diambil orang dikranji ditempat isnis usaha dagang keluarga saya dan lilo yang hilang bersama silila saat merdua sedang asik main kejar-kejaran disekitaran tanaman dekat pagar rumah | dokpri
SIprincess montok yang gembul hilang diambil orang dikranji ditempat isnis usaha dagang keluarga saya dan lilo yang hilang bersama silila saat merdua sedang asik main kejar-kejaran disekitaran tanaman dekat pagar rumah | dokpri
sibelang induk kucing betina yang baru saja saya jinakkan dari atas samping sd dekat rumah saya yang melahirkan 4 anak kucing yang saya beri nama ututu siitem (diambil orang), atata sioren total ekor panjang (mati), tutu (sioren putih ekor setengah, mati) namun naas, 2 mati dan 1diambil orang. jadi hanya tinggal sitata oren putih ekor buntel paling galak segalak sibelang tapi belang cuma galak sama anak-anaknya siprincess cantik | dokpri
sibelang induk kucing betina yang baru saja saya jinakkan dari atas samping sd dekat rumah saya yang melahirkan 4 anak kucing yang saya beri nama ututu siitem (diambil orang), atata sioren total ekor panjang (mati), tutu (sioren putih ekor setengah, mati) namun naas, 2 mati dan 1diambil orang. jadi hanya tinggal sitata oren putih ekor buntel paling galak segalak sibelang tapi belang cuma galak sama anak-anaknya siprincess cantik | dokpri
Nah coba deh kalian bayangin kalau seandainya hewan kesayangan kalian dijahatin oleh oranglain bagaimana perasaan anda? Kalau saya sih sudah pasti sangat sakit hati,sedih, marah dan heran kok bisa yah sampai ada manusia yang jauh lebih kejam dari hewan pembunuh, nah... apalagi ada banyak banget nih kasus-kasus manusia yang belum lama ini viral, tau nggak kalian tentang kucing yang diberi ciu sampai mati kejang-kejang?

Wah itu sih pada dasarnya memang manusianya aja yah yang sudah niat untuk melakukan tindakan percobaan pembunuhan dan pembunuhan berencana terhadap kucing yang berakhir naas itu? Bagaimana tidak teman-teman, pelaku sudah tahu bahwa kondisi fisik manusia dan hewan sangatlah berbeda namun tetap saja penasaran mengenai bagaimanakah efek apabila seekor hewan diberikan CIU?

Apakah tetap hidup atau langsung mati atau bakan kejang-kejang lalu mati? Bahkan ada juga lho contoh kasus dimana  terdapat 5 kucing di Pontianak dianiaya dan matanya ditusuk kayu oleh orang misterius! Wah, gila kan ya... (referensi).

Akan tetapi saya sering mendengar,  melihat dan membaca pertanyaan menarik seperti:

Apabila kita melihat, mengetahui atau mendengar suara jeritan hewan yang sedang tersiksa kesakitan membutuhkan bantuan karena disakiti oleh manusia dapat kita adukan kepada pihak yang berwajib? Lalu, apakah ada Undang-Undang yang mengatur mengenai Hukuman pelaku penyiksaan atau Pembunuhan hewan?

Jawabannya adalah, ya anda dapat mengadukan kepada pihak berwajib apabila anda sudah mempunyai suatu bukti-bukti autentik mengenai dasar tuduhan dan tuntutan anda apabila anda sudah berusia 17 Tahun yang mempunyai Kartu Tanda Penduduk, anda waras atau sehat rohani maka tentu saja anda termasuk sudah mempunyai hak untuk membuat pengaduan atau laporan kepada pihak berwajib yaitu Polisi.

Karena adanya dugaan bahwa telah terjadinya tindak pidana penyiksaan atau pembunuhan terhadap hewan yang dilakukan secara bersamaan oleh beberapa organisasi pecinta atau penyayang hewan dimana yang nantinya akan diwakili oleh juru bicara atau ketua kelompok tersebut.

Pasal-pasal yang akan dikenakan oleh pelaku yaitu:

A. Pasal 302 ayat (1) dan (2) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang menyatakan:

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN