Mohon tunggu...
Anggi IqraUswatun
Anggi IqraUswatun Mohon Tunggu... Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya

:)

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Mahasiswa Undip Edukasi Membaca dan Ciptakan Alat Cegah Corona

15 Februari 2021   11:10 Diperbarui: 15 Februari 2021   11:10 45 2 0 Mohon Tunggu...

(14/02) Mahasiswi Universitas Diponegoro menggerakan anak - anak dalam meningkatkan kemampuan membaca. Sasaran yang dituju adalah anak - anak Desa Plemburan, Kelurahan Sariharjo. Kegiatan ini di latar belakangi dengan tema KKN yaitu SGDs dimana poin yang dituju adalah peningkatan edukasi, salah satunya adalah kemampuan membaca. Kegiatan ini dilakukan karena berdasarkan sebuah penelitian menunjukkan bahwa beberapa negara yang di survey, Indonesia berada di peringkat ke 62 yang memiliki minat baca yang rendah. Beberapa orangtua berpikir kapan waktu yang tepat untuk membiasakan anak membaca, padahal sejak usia dini seharusnya anak harus sudah dibiasakan membaca.

Bertempat di TPA Masjid Baiturahman Desa Plemburan Kelurahan Sariharjo, biasanya dilakukan setiap hari sabtu jam 4 sore. Peserta yang mengikuti kegiatan ini meliputi anak - anak di bawah SD yaitu sekitar 4 - 6 tahun. Program ini kami lakukan di minggu kedua dan minggu ketiga KKN. Pada minggu pertama, kami fokus mengenalkan huruf - huruf alfabet yaitu vokal dan konsonan. Untuk menarik perhatian anak, kami menggunakan media belajar kartu yang di desain semenarik mungkin agar anak - anak senang melihatnya.

Selanjutnya, kami menanyakan kepada anak - anak apa saja huruf yang kami tunjukkan untuk mengetahui sampai mana pengetahuan mereka tentang huruf alfabet, dan ternyata sebagian besar anak - anak sudah mengetahui huruf alfabet baik vokal maupun konsonan. Kemudian, kami membentuk suatu kata yang terdiri dari beberapa huruf dan menanyakan kepada anak - anak bagaimana kata ini di sebut. 

Sebagian anak bisa membacanya walaupun sebagian lainnya masih terbata - bata, tak lupa kami pun mengajari cara membacanya. Lalu untuk memperdalam pemahaman mereka kami menyuruh mereka untuk membuat sebuah kalimat yang didalamnya terdapat kata yang kami tunjukkan dengan kartu, bagi yang bisa menjawab maka kami memberikan hadiah berupa snack ringan.

"Saya merasa anak saya akhir - akhir lebih sering membaca buku cerita anak yang ada di rumah, biasanya tidak dibaca. Mungkin ini karena ada kegiatan KKN di TPA tentang belajar membaca, membuat anak saya menjadi semangat untuk mengeja kata." Ucap bu Ferry, salah satu wali murid yang terdapat di TPA Masjid Baiturrahman.

Diharapkan dengan adanya program pengedukasian membaca ini membuat anak - anak Desa Plemburan Kelurahan Sariharjo memiliki kesenangan dan minat terhadap membaca, dan dengan itu dapat mendukung salah satu poin SGDs yaitu peningkatan edukasi.

Selain edukasi membaca, kami juga membantu warga plemburan dalam mencegah tertularnya virus COVID 19 di era pandemi yang masih berbahaya ini, dengan menciptakan sebuah alat bernama 'Alat Hand Sanitazer Sistem Injak'.

Sasaran yang dituju yaitu warga yang menggunakan masjid Baiturrahman sebagai salah satu fasilitas umum Desa Plemburan, Sariharjo Sleman.  Alat ini di pilih dan dibuat di karenakan masjid Baiturahman yang notabenenya adalah fasilitas umum Desa Plemburan dimana banyak warga yang menggunakannya belum memiliki hand sanitazer yang dipakai sebelum masuk ke Masjid. Selain itu, dengan tidak adanya hand sanitazer ini menandakan pengetahuan warga tentang pencegahan Corona masih kurang.

dokpri
dokpri
Kegiatan pembuatan alat hand sanitazer sistem injak ini dilakukan dengan memanfaatkan bahan yang sederhana dengan harga terjangkau, yaitu pipa PVC. Model alat hand sanitazer ini mengambil referensi dari Youtube dan Google, dimana ukuran pipa PVC yang dipakai bermacam - macam, mulai dari ukuran 1' sampai 3'. Kegiatan pembuatan alat hand sanitazer ini dibarengi dengan penerapan physical distancing demi menjaga protokol kesehatan.

"Setelah ada alat hand sanitazer di Masjid, warga Plemburan jadi lebih mudah dalam menggunakan alat hand sanitazer, karena cara pemakaiannya mudah tinggal di injak, di tambah ada informasi mengenai pencegahan Corona juga" Ucap Pak Ribchan, salah satu warga Plemburan.

Diharapkan dengan adanya "Alat Hand Sanitazer Sistem Injak" warga lebih terlindungi dari penyebaran virus Corona dan tidak lupa mengenakan masker bila menggunakan fasilitas desa, khususnya Masjid. Serta menerapkan protokol kesehatan dan menjaga pola makan agar tubuh lebih terjaga.

Oleh : Risda Azizah Hasna (21050117140013/Teknik Mesin)

Editor : Hendrik A.S.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x