Mohon tunggu...
Angga Wahyu Firmansyah
Angga Wahyu Firmansyah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia/Universitas Negeri Surabaya

_Ekspetasi tanpa eksekusi hanya halusinasi_

Selanjutnya

Tutup

Foodie Pilihan

Menapaki Kolak Durian di Kaki Gunung Anjasmoro, Jombang

23 September 2022   08:38 Diperbarui: 23 September 2022   09:50 514
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kenikmatan kolak durian es krim dipadukan dengan keindahan alam sekitar. Dok: Pribadi

Siapa yang tak kenal dengan buah yang satu ini? Ya, raja buah julukannya. Buah yang dipenuhi dengan duri tajam di luar bagian kulitnya ini memiliki rasa legit dan banyak dijadikan sasaran kuliner oleh para wisatawan. Beragam kuliner dapat dihasilkan dari buah durian, salah satunya adalah kolak durian. Jombang merupakan kabupaten yang memiliki makanan khas kolak durian lebih tepatnya berada di Kecamatan Wonosalam.

Sejarah Singkat Kolak Durian Wonosalam

Sejak zaman dahulu, olahan durian yang satu ini sudah dibuat dengan campuran pisang dan ubi-ubian sebagai pelengkap isian kolak, namun seiring perkembangan zaman kolak durian berdiri sendiri tanpa adanya campuran tersebut. Salah satu rumah makan yang terletak di Desa Pucangrejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, membuat sebuah inovasi dengan tambahan es krim di atas kolak durian agar lebih menambah varian rasa. Tempat yang strategis sebagai tumbuhnya pohon durian serta banyaknya tempat wisata di dalamnya merupakan keuntungan tersendiri bagi warga Wonosalam untuk menambah finansial mereka dengan perantara bisnis kolak durian.

Pencampuran buah durian ke dalam olahan kolak didasari oleh melimpahnya hasil panen masyarakat Wonosalam, sehingga mereka berpikir untuk membuat sebuah inovasi agar durian tidak hanya dimakan sebagai buah saja. Selain itu, pemilihan durian tentunya sebagai pengenalan jati diri Kecamatan Wonosalam ke dunia luar bahwa hasil durian yang memiliki cita rasa khas di dalamnya hanya ada di Wonosalam. Pelestarian durian merupakan simbol eratnya kesatuan warga Wonosalam untuk terus mengenalkan hasil bumi yang berada di daerahnya. Pada masa kini, ketika orang dari luar Wonosalam terutama di daerah Jombang mendengar kata Wonosalam, maka yang terlintas di pikiran mereka adalah durian.

Pohon durian tidak selalu berbuah di setiap bulannya, tetapi ada bulan-bulan tertentu agar para wisatawan dapat menikmati buah yang satu ini. Bulan November sampai bulan Maret  adalah waktu pohon durian untuk menampakkan keindahan buahnya. Buah durian tidak dapat dipetik seperti buah yang lainnya, tetapi cara mengetahui bahwa durian telah masak yaitu ketika buah tersebut telah melepaskan diri dari ranting pohonnya. Masyarakat Wonosalam memiliki trik tersendiri agar buah durian tidak terjatuh hingga merusak keindahan buah yang telah matang. Trik yang dimaksud yaitu dengan membuat ikatan antara buah durian dan ranting pohon, sehingga ketika buah tersebut matang tidak akan jatuh ke tanah melainkan menggantung di ranting pohon tersebut.

Jenis Durian yang Digunakan

Tidak sembarang buah durian dapat di olah menjadi kolak durian, ada salah satu jenis durian yang kurang pas jika dimasukkan ke dalam olahan kolak. Durian simas sebutannya, durian ini berwarna oren kulitnya beserta buahnya dan memiliki rasa hambar. Durian jenis ini memiliki tekstur yang tidak terlalu keras dan tidak terlalu lembek. Dengan adanya rasa hambar yang dimiliki buah jenis ini, maka hampir tidak ditemukan adanya olahan kolak durian yang berasal dari durian simas.

 Durian bido sebutannya, durian inilah yang menjadi maskot Kecamatan Wonosalam dengan keindahan rasa legit dan pahit yang membaur di dalamnya. Cita rasa inilah yang menjadi pembeda durian jenis ini dengan durian yang lainnya. Durian bido banyak diburu oleh wisatawan baik diburu duriannya maupun olahan dari durian tersebut. Salah satu sarana warga Wonosalam memperkenalkan produk lokal ke dunia luar adalah dengan membuat kolak durian dari bahan durian bido. Gurihnya santan dipadukan dengan kelezatan durian bido hingga membaur pada serat-serat beras ketan tentunya siap memanjakan lidah para penikmatnya.

Inovasi Kolak Durian

Kolak durian kini telah hadir dengan variasi terbaru, kolak durian es krim namanya. Dinginnya es krim yang manis dipadukan dengan kenikmatan kolak durian, pasti membuat lidah wisatawan tak henti mengunyah makanan. Pemandangan yang indah nan menawan semakin menjadikan Wonosalam sebagai destinasi wisata idaman keluarga tercinta.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Foodie Selengkapnya
Lihat Foodie Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun