Mohon tunggu...
Angela Gina
Angela Gina Mohon Tunggu... Comm '18

Enjoy my writing! Appreciate any feedback.

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Simak Perbedaan Jurnalisme Multimedia dan Jurnalisme Online

19 September 2020   00:15 Diperbarui: 19 September 2020   00:59 18 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Simak Perbedaan Jurnalisme Multimedia dan Jurnalisme Online
jurnalisme-multimedia-vs-jurnalisme-online-5f64f581097f367b414c45e2.png

Hai Pembaca! Sudah pernah dengar tentang jurnalisme online dan jurnalisme multimedia belum?

Sama- sama jurnalisme dan berada pada medium yang sama, yaitu internet. Namun ternyata mereka memiliki perbedaan karakteristik loh!

Sebelumnya kita pahami dulu yuk apa itu Jurnalisme Multimedia dan Jurnalisme Online

Apa itu Jurnalisme Multimedia?

Kata multi memiliki arti banyak atau lebih dari satu, sehingga multimedia memiliki arti banyak media. Multimedia terdiri dari kombinasi minimal tiga jenis media. Multimedia bertujuan untuk menyajikan cerita dengan cara yang menarik dan informatif.

Menurut Deuze dalam Widodo (2020), jurnalisme media merupakan 'Convergence continuum'. Apa itu Convergence continuum?  Maksud dari Convergence continuum adalah di mana cepat atau lambat semua media akan berada pada satu tahapan di mana integrasi dari bagian- bagian yang berbeda dari proses pembuatan berita tercapai. Umumnya konvergensi dipandang pada arti (peningkatan) kerjasama dan kolaborasi antara newsroom media yang sebelumnya berbeda/ terpisah dan bagian- bagian lain dari perusahaan media modern.

Konvergensi media dalam jurnalisme media dapat memiliki arti yang berbeda dalam situasi yang berbeda secara institusional. Internet tidak secara spesifik "menyebabkan" proses adopsi multimedia. Pertukaran konten multimedia akan semakin mudah saat format media yang berbeda semakin terstandarisasi terkait dengan translasi digital

Apa itu Jurnalisme Online?

Kamu suka menulis untuk media online? Nah itu merupakan salah satu kegiatan dari jurnalisme online. Jurnalisme online merupakan jurnalisme kontekstual yang mengintegrasikan tiga fitur komunikasi unik: kemampuan multimedia yang didasari oleh platform digital, kualitas interaktif dalam komunikasi online, dan fitur- fitur yang didatanya (Pavlik dalam Widodo 2020: 21).

Jurnalisme online menghasilkan produksi eksklusif (konten digital yang meliputi video, audio, foto, dan teks) yang dihadirkan atau didistribusikan melalui World Wide web sebagai elemen grafis di internet. Tujuan utama jurnalisme itu bukan tujuan multimedia yaa...

Menurut Mark (dalam Widodo, 2020: 21), jenis jurnalisme online dapat dibagi menjadi dua domain:


1. Domain pertama berfokus antara situs editorial content sampai dengan public connectivity (konektivitas publik

  • Editorial konten : teks yang dibuat dan/ atau diedit oleh jurnalis
  • Konektivitas publik : komunikasi "publik" tanpa perantara, misalnya proses menyunting atau moderasi


2. Domain kedua lebih melihat pada tingkatan komunikasi partisipatoris yang ditawarkan oleh situs berita yang bersangkutan

  • Partisipatoris terbuka : pengguna diizinkan untuk berbagi komentar, memposting, dan mengunduh tanpa adanya intervensi penyaringan
  • Partisipatoris tertutup : pengguna dapat dimungkinkan untuk berpartisipasi namun tetap melalui kontrol editorial yang ketat


Selain berdasarkan domain, Mark juga mengkategorikan empat jenis jurnalisme online:


1. Mainstream News Sites
Maksud dari situs berita mainstream adalah menawarkan bentuk media berita online yang paling luas tersebar. Konten yang ditawarkan pada situs berita mainstream adalah konten editorial. Contoh situs berita mainstream: situs Kompas, Tempo, BBC, CNN, serta suratkabar online lainnya

2. Index and Category Sites
Seringkali situs indeks dan kategori dihubungkan dengan mesin pencarian tertentu. Jurnalis online menawarkan tautan mendalam ke situs berita yang terdapat pada World Wide Web. Contoh situs indeks dan kategori: Yahoo, Newsindex, Altavista, dan Paperboy

3. Meta and Comment Sites
Maksud dari situs meta comment adalah situs yang berisi tentang berita yang memuat berita lain. Berita tersebut memuat tentang media berita dan isu media secara umum. Situs ini dapat dikatakan sebagai pengawas media atau sebagai situs kategori indeks yang diperluas

4. Share and Discussion Sites
Situs share and discussion merupakan situs yang menyediakan sebuah platform untuk para pengguna agar dapat mendiskusikan konten yang ada di internet. Publik dapat saling terhubung tanpa batas dalam skala global

Perbedaan Jurnalisme Online dan Jurnalisme Multimedia


Jadi poin penting yang membedakan jurnalisme online dan jurnalisme multimedia adalah digital storytelling. Apa maksud digital storytelling? Maksud dari digital storystelling adalah suatu visual interaktif dengan gambar

Jurnalisme online tidak perlu digital storytelling untuk dikatakan sebagai jurnalisme online, sedangkan jurnalisme multimedia sebaliknya. Jurnalisme multimedia baru bisa dikatakan sebagai jurnalisme multimedia jika memiliki digital storytelling. Digital storystelling berbentuk visual interaktif dengan gambar

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x