Mohon tunggu...
angky dwinanda
angky dwinanda Mohon Tunggu... female laugher

me as i'am

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan

Kenapa sih Listriknya Padam?

13 Agustus 2019   11:26 Diperbarui: 13 Agustus 2019   11:34 0 0 0 Mohon Tunggu...

Listrik SeJabodetabek padam total beberapa hari lalu, daerah-daerah tersebut kelam sudah, kecuali bagi yang mempunyai sumber energi listrik cadangan, tetapi hampir semua bidang perekonomina tidak berfungsi, karena tidak ada pergerakan massal dalam roda perekonomian, setiap rumah ketar-ketir memikirkan akan kehabisan sisa sumber air,sisa sumber penerangan ,yang sudah dikerahkan sebagai cadangan energi ketika sumber listrik pusat padam. 

Bahkan event-event yang akan diselenggarakan bertepatan dengan padamnya listrik kemungkinan tidak akan sesukses terselenggara sembagaimana ketika listrik tidak padam secara menyeluruh.

Padam listrik menyeluruh tersebut, tidak hanya terjadi pada tahun 2019 ini saja, pernah terjadi juga pada tahun 1997, tahun 2002, tahun 2005 dan tahun 2019, entah kasus atau masalah apa yang terjadi pada tahun -tahun tersebut, baik pada lingkup perusahaan listriknya maupun pada kendala teknisnya. lalu, apa yang mesti dipersiapkan ketika kasus ini kembali terjadi?

Yang pasti kita harus mempunyai energi cadangan, seperti energi penerangan dan sumber air, sehingga kita tidak akan menghadapi masalah berkelanjutan lebih lama. Namun, pernah gak terpikirkan sebelumnya oleh kita, lebih penting mempunyai energi alternatif dibanding energi cadangan?

Kalau saya sih sudah memikirkannya, tetapi masih belum terealisasi, dan apakah energi alternatif tersebut adalah energi yang terbaharukan atau tidak terbaharukan? sudah pasti harus yang terbaharukan, karena buat apa memiliki sumber energi elternatif, kalau fungsinya sama dengan sumber energi utama, kalau masalah terulang kembali.

Saya sih pernah baca artikel tentang, sumber tenaga listrik dari bahan kompos atau kotoran hewan bahkan kotoran manusia, yang diolah oleh alat pengolah kompos tersebut, dan dapat menghasilkan energi dengan berdaya jumlah tertentu, sehingga dapat menghasilkan sumber listrik dan penerangan, begitu juga dengan energi alternatif untuk sarana transportasi, yang kemungkinan ketika padam listrik total dan tidak ada pergerakan kendaraan, karena tempat pengisian sumber bahan bakar kendaraan tidak berfungsi, maka digunakanlah bahan bakar dari olahan minyak biji jarak.

Solusi mungkin sudah ada, namun pemanfaatannya masih berlangsung lama, karena kita harus mencari tempat yang menditribusikan alat-alat sumber energi alternatif tersebut, dan masih perlu informasi tambahan dari hal tersebut, apakah akan berdampak buruk atau tidak, bagi keberlangsungan hidup.