angky dwinanda
angky dwinanda karyawan swasta

me as i'am

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Masihkah Menjadi Panutan?

14 Juni 2018   07:57 Diperbarui: 14 Juni 2018   08:10 267 1 0

Sudah tahu kan tokoh-tokoh agama maupun tokoh masyarakat bahkan para selebriti yang ada dan menjadi panutan semua orang atau orang-orang tertentu? Mereka pada umumnya terkenal dan familiar bagi orang-orang tersebut. Mereka juga menjadi tolak ukur bagi orang-orang tersebut melangkah dalam mengambil keputusan.

Motto hidup para panutan juga dijadikan semboyan hidup para pengikutnya, dan tindak tanduk para panutan turut menjadi contoh. 

Pertanyaannya adalah apabila sang tokoh panutan menjadi tidak sesuai dengan faedahnya dan melakukan kesalahan walaupun terkadang dan tidak sering, masihkah para panutan menjadi contoh yang diteladani?

Umumnya, para pengikutnya masih saja mencontoh mereka, padahal hal tersebut  tidak selayaknya dilakukan.  Kenapa? para panutan itu kan contoh masyarakat, contoh itu harus benar 100 persen, apapun beban yang dilaluinya dan hambatan yang terjadi.

Jadi, selayaknya pengikutnya bisa berpikir lebih dalam terhadap tokoh panutannya, jangan serta merta terbawa arus dengan lingkungan tersebut, istilahnya selektiflah, lingkungan positifnya tetap dijadikan prinsip, sedangkan lingkungan negatifnya jangan diikutsertakan, mudah bukan? Lantas bukan berarti menghina tokoh panutan tersebut juga karena kesalahan tokoh panutan.  

Tiada kata dan  tindakan untuk bersikap negatif walaupun terdapat tokoh panutan untuk dijadikan sebagai alasan.    

Bagaimana menurut kamu?

Salam.