Mohon tunggu...
Andy Novian Ragiltya
Andy Novian Ragiltya Mohon Tunggu... Lainnya - Analis Data dan Informasi

Seseorang yang ingin mencari tahu

Selanjutnya

Tutup

Entrepreneur Pilihan

Gotong Royong Digitalisasi UMKM Indonesia

3 Desember 2022   17:25 Diperbarui: 3 Desember 2022   17:39 151
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Entrepreneur. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Jcomp

Semakin berkembangnya zaman dan teknologi, tuntutan untuk beradaptasi dengan dunia digital tidak dapat dihindari, terutama bagi dunia UMKM di Indonesia. Hal itulah yang mendorong banyak pihak, gencar melakukan "Digitalisasi UMKM"

Salah satu yang terpenting di balik digitalisasi UMKM adalah akses, baik akses ke pelanggan, akses ke alat pembayaran, dan berbagai macam akses lainnya. Semuanya memanfaatkan teknologi untuk memudahkan para pelaku UMKM.

Namun tantangan yang ada saat ini, masih banyak pelaku UMKM yang belum memanfaatkan dunia digital untuk memasarkan usahanya. Salah satu alasan karena masih kurangnya edukasi bagi pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi digital secara optimal. 

Biasanya para pelaku UMKM hanya memanfaatkan yang sudah ada seperti media sosial, baik Instagram, Facebook, dsb, untuk mengiklankan produknya. Ada juga metode lain dengan memanfaatkan Google Ads. Alasannya? Karena mereka ingin beriklan secara minim, tapi berharap mendapatkan hsil yang maksimal.

Ternyata, kebanyakan hasilnha masih belum optimal, belum mampu mencapai target dan keinginan yang diharapkan oleh pelaku UMKM. Karena pemasarannya dilakukan secara sembarangan, tidak tepat sasaran, tidak mencapai target pelanggan/audience/konsumen yang sesuai dengan kebutuhan dari produk tersebut.

Hal inilah yang harus diubah saat ini. Para pelaku UMKM harus berani untuk berubah, mengeksplorasi pemanfaatan teknologi digital semakin dalam dan semakin luas. Oleh karena itu, sangat penting bagi pelaku UMKM di Indonesia untuk meningkatkan edukasinya tentang bagaimana cara mengakselerasikan usahanya melalui teknologi digital dengan optimal, terutama dalam proses pemasarannya atau periklannya.

Tapi apakah semua itu dapat dilakukan oleh pelaku UMKM sendiri? Tentunya tidak. Perlu adanya kerja sama, gotong royong bersama-sama membangun digitalisasi UMKM. Baik dari sektor pemerintah, swasta, dan juga para enterpreneur, pelaku UMKM itu sendiri. 

Contohnya seperti yang dilakukan oleh INFOMO, dimana INFOMO membantu UMKM mendigitalisasi pemasaran/periklanan yang dapat membantu para pelaku UMKM menemukan target pelanggan/audience yang sesuai dengan memanfaatkan penggunaan Artificial Intelligence dan Machine Learning.

Pendekatan INFOMO kepada UMKM menggunakan Advanced Trading Desk, dimana INFOMO membantu para pelaku UMKM merekomendasikan dan melakukan berbagai macam metode terkait pemasaran dalam satu dashboard, baik dalam periklanan di pencarian Google, media sosial dan teknologi lainnya, sehingga memudahkan target/audience untuk menemukan barang jualan pelaku UMKM tersebut.

Apakah butuh waktu dan proses yang cukup lama? Ya, karena AI/Machine Learning yang ada dari teknologi INFOMO harus benar-benar mempelajari, mengkakulasi berbagai macam faktor. Dari kategori produk yang dijual, kondisi yang terjadi di mesin pencarian Google atau media sosial, dan berbagai faktor lainnya. Namun semua proses itu akan menghasilkan target yang tepat untuk produk UMKM tersebut.

INFOMO sudah digunakan di ratusan negara, dan juga secara resmi telah menjadi salah satu perusahaan yang beroperasi di Indonesia. INFOMO juga terjangkau untuk para pengusaha, pelaku UMKM di Indonesia. Oleh karena itu tidak perlu takut untuk menggunakan teknologi dari INFOMO untuk membantu para pelaku UMKM mendigitalisasi usahanya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Entrepreneur Selengkapnya
Lihat Entrepreneur Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun