Andi Sujarwo
Andi Sujarwo

Mahasiswa semester VI, Fak. Ekonomi Syariah IAI Agus Salim Metro - Lampung

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Adu Cepat Gadget Vs Internet, Amankah buat Anak?

30 Desember 2018   12:31 Diperbarui: 8 Januari 2019   16:14 147 0 0
Adu Cepat Gadget Vs Internet, Amankah buat Anak?
dokpri

Hiruk pikuk dunia Teknologi memang sangat berkembang pesat, Internet dapat dibilang sebagai salah satu penemuan terbaik di bidang teknologi di abad ini, Dengan manusia di belahan bumi manapun sebagai pengguna, bisa saling bersentuhan. 

Dia dapat di akses oleh segala usia, orang tua, dewasa bahkan anak anak sekalipun bisa baik laki laki maupun perempuan. Didukung dengan berkembangnya dunia Gadged dengan segala fitur dan modelnya yang semakin canggih,dan inilah "duet maut" nya Teknologi.

Dahulu beberapa aktifitas membutuhkan banyak waktu dan tenaga. Dengan Internet, didukung dengan gadget yang canggih, maka tugas, pekerjaa dan aktifitas tersebut semakin mudah.

Internet menjadi kebutuhan dan solusi instan di Jaman Modern saat ini. Penggunanyapun tidak hanya sebatas orang dewasa, tapi anak anak anak. Yang menjadi kekwatiran adalah dampak negatif dari internet dan gadget itu sendiri bagi anak. Baik padawaktu berselancar dengan media sosial yang tanpa batas ataupun deng asyiknya ber Game ria. 

Sehingga para orang tua harus waspada terhadap gejala ini, dikarenakan anak, belum mempunyai filter yang kuat untuk memilih mana yg baik dan mana yang buruk.

Di beberapa toko yang penulis kunjungi, kwantitas penjualan gadged sungguh Fantastis. Selain semakin bagusnya jaringan Provider dalam memberikan layanan, Gadget juga tidak mau kalah dengan pengeluaran type dan fitur fitur cangihnya. Persaingan harga antar brandpun jangan ditanya....

Diantara dampak negatif yang harus diwaspadai para orangtua adalah, pertama Efek Kecanduan. Penggunaan  dalam durasi lama dan sering dapat beresiko,selain efek fisik, berupa resiko sakit mata yang berujung pada sakit rabun, efek  negatif lain adalah membuat anak kecanduan akut . Sehingga membuat anak menjadi budak internet yang pada akhirnya lupa waktu, lupa makan,  lambat respon, menunda nunda pekerjaan dan akhirnya menjadi malas. 

Kedua, anak  belum bisa membedakan konten koten yang real dan fiktif.Ini terjadi dikarenakan pola fikir anak yang masih terbuka, sehingga konten konten yang tertonton seolah nyata, yang pada akhirnya membentuk pola fikir yang sulit membedakan yang nyata maupun yang fiktif. 

Contohnya Film film Animasi super Hero, yang sukses "menyihir" anak anak berprilaku seperti idola mereka. Yang ketiga,anak cenderung pasif. Anak yang terlalu banyak mengakses internet melalui gadget mereka akan berakibat dan berpengaruh pada perilaku sosialnya. 

Diantaranya malas berinteraksi dengan temanya dan kurang peduli dengan lingkungan sekitarnya. Terakhir adalah bebasnya konten konten Pornografi dan Pornoaksi. Hari ini konten konten tersebut tersebar bebas dalam internet, kasus kasus pelecehan seksual pada anak atau yang dilakukan anak, semua bersumber dari bebasnya akses pada media tersebut.

Dan tentunya masih banyak lagi efek negatif dari berkembangnya Gadget dan Internet saat ini, bisa jadi pembacapun mengalami hal serupa, tapi inilah perkembangan teknologi, dia bisa menjadi alat maupun hiburan saat ini baik orang dewasa maupun anak anak.

Yang di butuhkan adalah kewaspadaan kita dampakpa negatif gadget dan internet ini terhadap anak anak kita, oleh karena itu orang tua  harus semaksimal mungkin memberi pemahaman dampak negatif itu sesuai dengan kebutuhan dan sesuai dengan kapasitas kemampuan anak .

Oleh karena itu peran orangtua harus bisa memberi pemahaman yang masif terhadap anak tentang dampak negatif penggunaanya. Di antaranya; 

1. Memberikan pemahaman yang mudah dimengerti oleh anak sesuai tingkat umurnya. 

2. Memberi batasan waktu menggunakan gadged dalam setiap harinya.

3. Mendampingi dan Menanamkan nilai nilai sosial dan agama untuk memfilter dampak negatif internet dan gadged.

4. Melakukan banyak aktivitas bersama anak seperti jalan jalan, bermain, bercerita dan lain sebagainya sebagai usaha untuk mengurangi aktivitas anak dalam mengakses internet dan bermain gadged.

Demikian  beberapa dampak negatif dan beberapa tips pengendalianya, sehingga para orang tua dapat meminimalisir dampak negatif yang di timbulkan olehnya, di tengah boomingnya penjualan gadget yang canggih dan murah sehingga kemajuan zaman dan teknologi dapat di iringi dengan kuwalitas SDM yang baik dan menghasilkan generasi yang baik.

Internet dan gadget ibarat dua mata pisau. Semoga tidak salah menggunakanya....