Mohon tunggu...
Andromedia
Andromedia Mohon Tunggu... Digital Transformation Industry 4.0 and System Information

Digital Transformation Industry 4.0 and System Information

Selanjutnya

Tutup

Digital

4 Tipe Apps: Mana yang Paling Cocok untuk Bisnis Anda?

10 Juni 2019   15:03 Diperbarui: 11 Juni 2019   16:18 0 0 0 Mohon Tunggu...
4 Tipe Apps: Mana yang Paling Cocok untuk Bisnis Anda?
Photo by William Hook on Unsplash 

Kesuksesan Gojek dan startup-startup digital membuat banyak bisnis terdisrupsi dan harus berinovasi agar tidak gulung tikar. Bisnis-bisnis konvensional butuh segera melakukan transformasi digital, ke bisnis model baru ini. Selain itu, banyak pula bisnis-bisnis digital baru yang muncul untuk mengikuti kesuksesan Gojek dkk. Semua ingin Go Digital, membuat e-commerce, membuat aplikasi.

Pertanyaannya, tranformasi digital seperti apa yang sebenarnya bisnis Anda butuhkan? Ataukah rencana membuat aplikasi dsb hanya disebabkan euforia semata?

Sebelum Anda melangkah lebih jauh, ada baiknya Anda mengenal tipe-tipe aplikasi digital dan melihat kesesuaiannya dengan bisnis Anda.

. . .

1. Web Apps

Pada dasarnya ini merupakan aplikasi yang dijalankan dan diakses melalui internet dalam bentuk website. Pengguna tidak perlu mengunduh dan memasangnya pada device, cukup mengaksesnya melalui internet, pengguna sudah dapat menggunakannya.

Photo by Christian Wiediger on Unsplash 
Photo by Christian Wiediger on Unsplash 

Contoh penerapan web apps untuk pengguna eksternal ialah e-commerce;yang ditujukan untuk meraih target pasar perusahaan. Selain itu, aplikasi ini juga bisa dipakai oleh perusahaan untuk menjalankan operasional bisnis mereka secara internal (internal users). Misalnya saja untuk akuntansi dan pelacakan inventori yang diakses melalui web kantor secara internal.

Terdapat variasi dari web apps, yang dikenal dengan mobile web. Mobile webmerupakan bentuk web apps untuk mengakomodir akses melalui browsermobile device atau smartphone. Meskipun berjalan di internet, tampilan web apps tidak dengan sendirinya menyesuaikan dengan ukuran layar dari deviceyang dipakai. Perlu pengembangan sendiri agar tampilan dan pengoperasiannya sesuai dengan smartphone.

dokpri
dokpri

2. Desktop Apps

Berbeda dengan web apps, desktop apps dibuat untuk dipasang di desktop computer (laptop atau PC). Desktop apps bisa dikembangkan untuk aplikasi bisnis, aplikasi client-server, aplikasi kolaboratif, utilities and plugins, aplikasi multimedia, & aplikasi jaringan.

Meskipun desktop apps menjadi kurang begitu populer akibat perkembangan internet dan smartphone, bukan berarti aplikasi ini tidak lagi dikembangkan. Ada beberapa desktop apps yang cukup popular dan terus dikembangkan, misalnya saja Ms. Office, Adobe Illustrator, Photoshop, Google Chrome dsb.

dokpri
dokpri


3. Mobile Apps

Merupakan jenis aplikasi yang biasa kita gunakan di smartphone, baik itu IOS, atau Android. Seiring dengan banyaknya pengguna dan variasi jenis smartphone, mobile apps menjadi primadona baru bagi para developer dengan banyaknya pengembang dan pilihan mobile apps yang ada.

Aplikasi ini sangat cocok untuk dipakai oleh suatu bisnis yang sudah memiliki pelanggan atau brand yang sudah cukup dikenal namun kurang optimal untuk brand/bisnis yang baru diluncurkan. Hal ini disebabkan mobile appstidak mudah untuk ditemukan melalui web search, hanya bisa ditemukan di toko aplikasi. Jangkauan masa toko aplikasi lebih rendah dibandingkan web search. Terlebih, konsumen cenderung menggunakan web search untuk mencari informasi terkait kebutuhan atau problem mereka.

Photo by Matam Jaswanth on Unsplash 
Photo by Matam Jaswanth on Unsplash 

Di sisi lain, pembuatan, perawatan dan pengembangan mobile appsmenghabiskan biaya serta waktu lebih banyak dibandingkan web apps. Hal itu disebabkan pembuatan mobile apps harus menyesuaikan dengan variasi dan spesifikasi device yang digunakan oleh pengguna.

Akan tetapi, semua hal tersebut menyesuaikan dengan bisnis yang dijalankan serta budget yang ada. Apabila produk atau jasa perusahaan hanya bisa diberikan jika perusahaan mengetahui lokasi pengguna secara real time, mobile apps merupakan pilihan yang tepat.

dokpri
dokpri


4. Hybrid Apps

Jenis aplikasi yang dikembangkan dengan menggabungkan 2 metode pengembangan, yaitu pengembangan web apps dan mobile apps. Aplikasi ini beroperasi pada mobile device dengan menggunakan prinsip web apps.

Dari segi performa, hybrid apps memang lebih lambat dibandingkan native mobile apps (mobile apps yang dibuat dengan pemrograman khusus untuk mobile device), tapi masih lebih cepat dibandingkan web apps. Hal ini disebabkan beberapa fungsi dari yang ada sudah ditanamkan langsung pada aplikasi yang terpasang di mobile device. Ketika dijalankan, aplikasi tidak perlu mengunduh semua informasi atau fungsi yang ada. Berbeda dengan web apps dimana semua informasi atau fungsi harus terus diunduh setiap kali dioperasikan. Aplikasi ini bisa menjadi solusi bagi bisnis yang ingin menyediakan layanan mobile apps pada tahap awal bisnisnya.

Perlu dicatat, kecocokan diatas berlaku jika layanan bisnis yang diberikan melalui mobile apps tidak membutuhkan kemampuan grafis yang tinggi seperti game. Jika aplikasi yang dibangun hanya membutuhkan performa grafis yang sederhana, misalnya Instagram, Evernote, Uber dsb., hybrid appssudah memadai.

dokpri
dokpri

Nah, dari penjelasan diatas, kira-kira manakah yang paling sesuai dengan kebutuhan dan strategi bisnis Anda?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2