Mohon tunggu...
AS Rijal
AS Rijal Mohon Tunggu... Penggiat Kajian Sosial Humaniora

Sedang meneliti bahasa dan identitas pada media sosial, info kontak @as.rijal

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Mawar Merah Ditanam oleh Ayah

7 April 2021   12:15 Diperbarui: 7 April 2021   12:18 71 8 1 Mohon Tunggu...

Di depan jalan sepulang

Di sempadang jalan ujung pandang

Dari sebuah kedai kopi yang tidak terlalu jauh

Tempat cinta lokasi diranum

Langit memerah atau jingga, ah itu hanya kedipan bintang

Berwujud sinar lampu jalan, ini sudah larut; pulanglah!

Aku tidak ingin bercinta lagi di sempadan jalan ini

Cukup! Jangan perkosa ibuku

Cukup! Cukup! Aku lahir dari perkosaanmu;

teriak seorang bocah dari tumpukan sampah

Ibunya juga mengingau, ia termangu

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
7 April 2021