Mohon tunggu...
Andi MuhammadAlfarizi
Andi MuhammadAlfarizi Mohon Tunggu... Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia

KKN UPI

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Teknologi

Mahasiswa KKNT PPD Covid-19 UPI Ikut Ambil Peran dalam Penguatan Pembelajaran Daring di Sekolah

5 Maret 2021   23:48 Diperbarui: 6 Maret 2021   00:00 104 1 0 Mohon Tunggu...

Coronavirus disease atau yang biasa kita sebut COVID-19 merupakan virus yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavrius-2 (SARS-CoV-2). Indonesia pertama kali melaporkan 2 kasus positif Covid-19 pada tanggal 2 Maret 2020 dan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization) resmi mengumumkan wabah COVID-19 ini sebagai pandemi global pada tanggal 11 Maret 2020. Akibat dari adanya virus COVID-19 ini, seluruh kegiatan diberbagai negara termasuk di Indonesia sempat dihentikan dan pemerintah memberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dimana kebijakan ini dimaksudkan untuk memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19 di Indonesia.

Merebaknya pandemi wabah COVID-19 di tanah air menerjang bebagai sektor publik seperti sektor pendidikan sampai pada sektor ekonomi. Dengan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mengakibatkan perubahan, salah satunya perubahan pada sistem pendidikan di Indonesia. Sehingga pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akhirnya menerapkan kebijakan Belajar dari Rumah. Praktik pendidikan dalam jaringan (online learning) dilakukan oleh berbagai tingkat jenjang pendidikan sejak tingkat SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Dalam kesempatan ini pun guru masih harus tetap melakukan tugasnya yaitu menjalani kewajibannya sebagai pengajar, dimana guru harus memastikan siswa dapat memperoleh infoemasi / ilmu pengetahuan untuk diberikan kepada siswa.

Pembelajaran jarak jauh atau daring dimulai pada tanggal 16 Maret 2020, dimana siswa mulai belajar dari rumahnya masing-masing tanpa perlu pergi ke sekolah. Pembelajaran daring atau pembelajaran jarak jauh sendiri bertujuan untuk memenuhi standar pendidikan melalui pemanfaatan teknologi informasi dengan menggunakan perangkat komputer atau gadget yang saling terhubung antara siswa dan guru, seperti WhatsApp, Google Meet, Google Class Room, Zoom Meeting. Melalui pemanfaatan teknologi tersebut kegiatan pembelajaran bisa terlaksana.

Dengan adanya konsep merdeka belajar dan Pembelajaran Jarak Jauh diwajibkan baik pengajar maupun siswa memiliki jaringan internet dan kreativitas agar pembelajaran bisa berjalan dengan baik. Akan tetapi tidak sedikit tenaga pendidik yang tidak bisa menggunakan teknologi dengan baik, sehingga hal ini menjadi sebuah kendala dalam pelaksanaan pembelajaran secara daring. Seperti penelitian yang dilakukan oleh Kismartini dkk. menyatakan bahwa 99,40% sekolah telah melaksanakan program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan dari sisi guru menggunakan metode pembelajaran yang paling banyak diterapkan oleh guru sebanyak 42,86% yaitu dengan metode membaca kemudian merangkum materi. Dan didapati kendalabesar yang dilaksanakan guru yaitu keterbatasan fasilitas pendukung, keterampilan manajemen pembelajaran, dan pemanfaatan media digital.

Berdasarkan permasalahan tersebut maka dengan adanya program Kuliah Kerja Nyata Tematik yang di selenggarakan oleh Universitas Pendidikan Indonesia bisa menjadi solusi untuk mengurangi permasalahan yang dihadapi para guru khususnya guru yang kurang memahami teknologi. Hal ini juga dimaksudkan dalam rangka upaya peningkatan kualitas pendidikan sekolah dasar di tengah adanya pandemi COVID-19. Penulis melakukan kegiatan program KKN ini mendampingi guru mata pelajaran fisika kelas 10 di SMAN 23 Bandung dengan melaksanakan program unggulan yaitu program di bidang pendidikan dengan tujuan penguatan bimbingan dalam upaya peningkatan belajar mandiri terhadap siswa mengenai kegiatan belajar dari rumah, juga tidak lupa melakukan bimbingan penguatan pembelajaran daring kepada guru dan orang tua murid.

VIDEO PILIHAN