Mohon tunggu...
Andi Saddam Khusein
Andi Saddam Khusein Mohon Tunggu... Editor - Sahabat semua

Editor Pojokbekasi.com Blog pribadi saya http://andisaddam.wordpress.com

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Mengapa Saya Pilih Universitas Terbuka?

13 Juli 2019   18:22 Diperbarui: 28 Juni 2021   17:59 13666
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Universitas TerbukaGedung UPBJJ UT Jakarta. (ut.ac.id)

Tapi sayang, ketika mengecek laman mereka, saya tak menemukan fakultas yang saya cari. Di sana hanya ada pendidikan keguruan.

Akhirnya pencarian itu berulang pada akhir 2018 karena saya penasaran. Saat itu tebersit, "Mungkin mereka menambah fakultas." Saya kembali mendarat pada laman mereka dan menemukan di sana ada program studi ilmu komunikasi, dan beragam program studi ilmu sosial lain. 

Baca juga : Kuliah Maning di Universitas Terbuka, Kembali Belajar dengan Penyesuaian di Masa Pandemi

Saya kemudian mendalami cara mendaftar melalui katalog yang mereka sediakan pada laman itu dan memutuskan mendaftar secara langsung di Kantor UPBJJ Jakarta pada Desember 2018

Lalu, kenapa akhirnya saya memilih Universitas Terbuka?

1. Biaya kuliah terjangkau

Pada alinea keempat saya tulis ada 'celah keuangan' pada penganggaran saya yang dapat digunakan untuk kuliah. Ternyata besarannya tak jauh berbeda dengan biaya kuliah per semester di Universitas Terbuka.

Pada pendaftaran awal saya hanya membayar Rp1.300.000 untuk program studi ilmu komunikasi S-1 sistem paket tanpa TTM. Angka itu mencakup pembayaran SKS tujuh mata kuliah (total 21 SKS pada semester satu), tujuh bahan ajar (atau modul), biaya UAS dan lainnya.

Pada semester kedua, biayanya sama, yakni Rp1.300.000 untuk enam mata kuliah (18 SKS). Tak ada biaya uang pangkal atau uang gedung, karena Universitas Terbuka menggunakan model belajar jarak jauh atau daring.

2. Fleksibel

Ada dua layanan tutorial dari Universitas Terbuka bagi para mahasiswa. Pertama, tutorial online (tuton), dan kedua, tutorial tatap muka (TTM).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun