Muda

Kebebasan Berpendapat Apakah Salah?

14 November 2017   14:00 Diperbarui: 14 November 2017   14:13 556 0 0

Setiap manusia memiliki hak asasi manusia untuk mengutarakan pendapat. Dimana diatur dalam pasal 28 UUD1945, warga negara Indonesia bebas mengeluarkan pendapatnya. Selain itu hal ini juga diatur dalam UU no. 9 tahun 1998, yang mengatakan kebebasan bertanggung jawab dan bertindak untuk menyampaikan pendapat dimuka umum. 

Semua orang wajib mengutarakan berpendapat mereka sesuai dengan undang-undang yang ada di Indonesia. Namun, apakah dalam menyampaikan pendapat harus mengatakan hal SARA atau hal-hal yang berbau tidak sesuai dengan kaidah sopan santun? 

Saya adalah seorang yang tergabung dalam dunia khayalan. Dimana dalam konsep 'dunia' merupakan hal yang luas dan tidak dibatasi kebebasan berpendapatnya. Namun dalam dunia khayalan, tetap ada orang-orang yang berperilaku mengganggu orang lain atau dalam bahasa lain adalah 'penjahat'. Sebagai manusia, pasti terdapat orang yang tidak setuju dengan orang jahat ini. Tetapi dalam kenyataannya, seseorang ini telah menyampaikan pendapat yang menurut UU tidak sesuai dengan kenyataan yang terdapat di dunia khayalan ini. Tidak semua orang di dunia khayalan itu 'jahat'. 

Namun seolah-olah orang yang menyampaikan pendapat ini menyalahkan keseluruhan dari kehidupan dunia khayalan. Memang semua manusia wajib mengutarakan, menyampaikan pendapat yang ada di pemikirannya. Tetapi terkadang, sebagai manusia, kita jarang dan hampir tidak pernah mengetahui kenyataan yang ada, dan berhasil menghasut orang lain jika hal tersebut itu 100% salah.

Penyampaian pendapat itu gratis,tetapi tetap pikirkan perasaan orang yang alam arti 'tertuduh'. Seolah-olah sang tertuduh akan tetap bersalah di dalam lingkup komunitas padahal pada kenyataannya hanya 30% orang yang bersalah diantara 100% orang yang memainkan dunia khayalan. 

Beberapa orang yang menyampaikan pendapat melalaikan bahwa sebagai warga negara yang menyampaikan pendapat di muka umum berkewajiban dan bertanggung jawab untuk :

a. menghormati hak-hak dan kebebasan orang lain

b. menghormati aturan-aturan moral yang diakui umum

c. menaati hukum dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku

d. menjaga dan menghormati keamanan dan ketertiban umum

e. menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa

Dalam kemerdekaan terkandung dua makna yaitu kebebasan dan tanggung jawab. Karena itu kita harus menyeimbangkan antara kebebasan dan tanggung jawab.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab, yaitu :

1. Pendapatnya harus disertai argumentasi yang kuat dan masuk akal, sehingga tidak sembarang pendapat.

2. Pendapat hendaknya mewakili kepentingan orang banyak, sehingga memberi manfaat bagi kehidupan bersama.

3. Pendapatnya dikemukakan dalam kerangka peraturan yang berlaku, sehingga tidak melanggar hukum.

4. Orang yang berpendapat sepatutnya terbuka terhadap tanggapan, sehingga tercipta komunikasi sosial yang baik.

5. Penyampaian pendapat hendaknya dilandasi oleh keinginan untuk mengembangkan nilai-nilai keadilan, demokrasi dan kesejahteraan.

Setiap warga negara bebas mengemukakan pendapat asal pendapat tersebut tidak bertentangan dengan falsafah negara Indonesia yakni Pancasila, UUD 1945 dan Tujuan Negara RI. 

Sehingga, menyampaikan pendapat itu tidak bebas lepas tanpa peraturan yang berlaku, namun ternyata banyak syarat-syarat agar penyampaian pendapat itu tidak menyakitkan hati dan menyinggung sinis beberapa pihak yang terlibat, dalam lingkup seseorang dituduh padahal dia tidak salah di dalam kenyataannya.