Lihat ke Halaman Asli

Yuli Anita

TERVERIFIKASI

Guru

Belajar "Persamaan Garis Lurus Matematika" Melalui Simulasi Kebocoran Pipa Air

Diperbarui: 12 Mei 2021   10:48

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Matematika (Sumber: pxhere.com)

Waduh, bocor lagi...

Di antara kita tentu pernah menjumpai kebocoran air baik di jalan maupun di rumah sendiri. Pipa air yang bocor, menutup kran kurang sempurna atau tidak rapat menutup sumbat bak mandi. 

Kadang kebocoran itu dibiarkan sampai beberapa hari karena dianggap tidak mengganggu atau mungkin sudah dilaporkan ke instansi yang berwenang tapi tidak segera ditanggapi.

Saat pipa PDAM di rumah saya bocor ada tetangga yang berkomentar, "Ah, tenang saja Mbak, di jalan-jalan itu bocornya tambah besar..." 

Setiap kebocoran pasti akan menimbulkan kerugian. Tidak bijak rasanya jika kebocoran tidak segera ditanggapi karena kita anggap volumenya kecil. Karena sesuatu yang besar juga bermula dari yang kecil.

Tentang Air

72% permukaan bumi kita terdiri atas air | Sumber gambar:IDNTimes

Bumi satu-satunya tempat tinggal yang kita cintai ini 72 persennya terdiri atas air. Dari 72 persen ini, 97 persennya adalah air laut, berarti hanya ada 3 persen merupakan air tawar. Jumlah yang sedikit ini juga belum termasuk 2 persen yang mengendap sebagai gletser dan membeku di bawah laut.

Jadi sebenarnya dari seluruh air yang ada di muka bumi, cuma ada 1 persen air yang bisa kita pakai untuk keperluan sehari-hari.

Ketersediaan air di bumi sangat bergantung pada banyaknya populasi. Semakin banyak manusia, semakin banyak juga air yang dibutuhkan, sedangkan sumber air bersih tidak bertambah sehingga mengakibatkan terjadinya krisis air bersih.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline