Lihat ke Halaman Asli

Menteri Yuddy Hadiri Pencanangan Zona Integritas Kota Bogor

Diperbarui: 17 Juni 2015   07:29

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

14304488641366796929

BOGOR– Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi mengatakan, Kota Bogor sudah memasuki satu tahapan menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM). Indikator keberhasilan Kota Bogor yaitu perubahanmindsetpara ASN-nya, penataan pemkot yang tidakoverlappingsehingga saling bersinergi antara satu dinas dengan dinas yang lain.

Hal itu dikatakan Yuddy saat menyaksikan pencanangan pembangunan zona integritas di lingkungan Pemerintah Kota Bogor yang dilakukan oleh Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto. Hadir juga sebagai saksi dalam pencanangan tersebut Direktur Dikyanmas KPK Dedie A. Rachim dan Ketua Ombudsman RI Danang Girindrawardana. Acara yang diawali dengan suguhan tari-tarian itu  juga dihadiri oleh segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bogor.

Lebih lanjut Yuddy mengatakan, pentingnya pengawasan yang berkelanjutan dalam suatu organisasi, serta SDM yang saat ini dituntut untuk lebih proaktif.

Dalam kesempatan itu, Menteri mengapresiasi upaya Pemkot Bogor yang melakukan optimalisasi sejumlah pelayanan publik, karena pasca pencanangan zona integritas maka  pelayanan publik harus lebih maksimal. "Saya mengapresiasi pendaftaran perizinan secaraonline, pembayaran retribusi secaraonline,one day service, dantracking serviceyangdilaunchingPemkot Bogor pada hari ini," ujarnya dalam acara pencanangan ZI Kota Bogor, Rabu (30/04).

Walikota Bogor Bima Arya menambahkan, korupsi adalah virus yang menular dan harus betul-betul dilawan. Selain itu, semangat menggunakan teknologi juga disebarluaskan di Pemkot Bogor agar pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien.(bby/HUMAS MENPANRB)

Sumber : http://www.menpan.go.id/berita-terkini/3256-yuddy-hadiri-pencanangan-zi-pemkot-bogor




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline