Lihat ke Halaman Asli

Kematian pada Monolog Ombak

Diperbarui: 23 Februari 2021   22:17

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Di jelajah waktu 

bidukku mulai sempoyongan 

ombak menerjang

doaku terhempas 

angin dan badai telah menyatu 

serupa murka dan durhaka  

dan di penghentian napasku 

hanya kepasrahan membungkus lisanku 

: syair kematian seakan ingin menziarahi bidukku

Di sisa ingatan 

aku mengais serpihan cahaya 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline