Lihat ke Halaman Asli

Ummu el Hakim

TERVERIFIKASI

Hanya seorang emak biasa

Setop Pusing because Daring!

Diperbarui: 28 Agustus 2020   08:22

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sumber : desafiosdaeducacao.grupoa.com

Hai, apa kabar daring? Masih betahkah mengajak pikiran berkeliling bagai putaran gasing?

Aku yakin orang tua di mana pun berada, saat ini masih sibuk mengurai tugas daring putra putri tercinta. Dari tingkat dasar hingga lanjutan, semua mengalami situasi serupa. Berdampak pada satu kata, bosan.

Betul apa betul? Aku sendiri merasakan. Disaat tiga putraku dengan jenjang usia yang berbeda. Pun tugas daring yang beraneka.

Pusing? Pastinya. Jenuh terus saja meraja. Apalagi jika kegiatan menghendaki dikerjakan secara bersamaan. Emak hanya mampu mengurai senyum, bimbang. Ahay.

Ngomel-ngomel. Uring-uringan. Namun tak jarang berujung cekikikan. Hanya bisa berharap semua tugas segera terselesaikan. Diakhiri dengan kesuksesan walau berbumbu pegal-pegal seluruh badan. Nikmati dengan senyuman.

Begitulah. Fenomena daring kerap menjebak lingkaran kehidupan emak. Mau tak mau, suka tak suka, emak harus berjibaku dengan rutinitas tugas anak. Tak hanya itu saja, jika terjadi drama akan menambah pula deret cerita.

Aku yakin tingkat kesuksesan pun kegagalan tak dijadikan ukuran untuk sebuah alasan, bosan. Apapun itu yang terpenting di masa sekarang adalah mendahulukan faktor kesehatan. Begitulah, mengapa kita wajib mengurai masa ini dengan senyuman tanpa embel-embel kerutan.

Ya, hampir satu semester berlalu, anak-anak masih bertahan dengan sistem belajar jarak jauh. Menjalani beberapa mata ajar. Dengan beragam jenjang yang diajar. Bahkan terkadang hanya satu pengajar. Emak.

Daring, menjadi penghias wajah keseharian. Bosan dan ribet pun saling berteman, tak bisa dielakkan. Bukan hanya anak, emak pun sama.

Merupakan hal yang cukup wajar, sebab emak dan anak hanyalah manusia biasa. Yang memiliki keinginan tak sebatas di rumah saja.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline