Lihat ke Halaman Asli

Try Raharjo

Orang Republik

Norma, Etika dan Demokrasi di Indonesia

Diperbarui: 5 Januari 2022   23:28

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Bahar bin Smith | Foto: Kompas

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang memiliki peradaban tinggi, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dalam berinteraksi dengan sesama, suka bertegur sapa dan berusaha menjaga tutur kata agar tidak melukai hati orang lain. 

Orang Indonesia pun pada umumnya berusaha untuk saling menjaga eratnya hubungan persaudaraan dan keharmonisan hubungan di antara warga masyarakat melalui kejujuran, tidak menyebarkan fitnah, dsb.

Keramahtamahan orang Indonesia diakui oleh banyak orang luar negeri dan menjadi daya tarik tersendiri bagi turis untuk mengunjungi Indonesia. 

Hampir seluruh budaya di Indonesia mengajarkan tentang sopan santun dan bersikap baik. Mayoritas masyarakat Indonesia sendiri masih memegang teguh nilai-nilai itu. 

Dalam konteks sosial budaya, harus diakui bahwa peradaban kita memiliki sistem pranata sosial budaya yang mampu mengelola perbedaan sehingga mencegah potensi kerawanan yang dapat menimbulkan konflik serius. 

Toleransi terhadap perbedaan mazhab atau aliran keagamaan sudah berjalan dengan baik. Secara historis dapat dibuktikan dari adanya jejak peninggalan sejarah yang antara lain berupa candi-candi Hindu dan Buddha di Indonesia pada periode abad IV hingga abad XV. 

Bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang memiliki ribuan suku bangsa dan aneka ragam perbedaan adat istiadat ini bahkan mampu bersatu dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Dengan adanya sikap untuk menjaga kerukunan atau keharmonisan hubungan di antara masyarakat itulah maka tidak heran jika banyak orang menyebut bahwa agama Hindu, Buddha, Islam, Kristen dsb. bisa masuk ke Indonesia dengan baik secara damai. 

Beberapa nilai luhur dan kearifan bangsa yang terus kita jaga hingga saat ini di antaranya adalah saling menghargai, gotong royong, dan menghormati orang-orang yang sepatutnya dihormati.

Dalam budaya Jawa, misalnya, setidaknya ada tiga sosok yang sepatutnya dihormati yaitu: Bapak-ibu (orang tua), guru (tokoh masyarakat yang bisa dipercaya dan bisa diteladani), dan ratu (pemimpin negara). 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline