Lihat ke Halaman Asli

Lima Faktor Perlu Dipertimbangkan untuk Internet Rumah

Diperbarui: 26 Juli 2021   08:03

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Internet rumah (sumber: freepik.com)

Sekarang adalah era informasi. Apa kata dunia, bila di rumah Anda belum terkoneksi dengan internet. Sementara banyak sekali tawaran berdatangan, baik lewat pesan singkat maupun sales perusahaan penyedia jasa internet yang sering membuka gerai di kompleks perumahan, mall dan perkantoran.

Belum lagi pada era pandemi, Anda harus lebih banyak bekerja dari rumah karena diwajibkan bekerja dari rumah (WFH). Banyak rapat dan pelatihan  dilskukan secara virtual yang memerlukan koneksi internet. Bila Anda sudah memiliki putera puteri yang sekolah atau kuliah, metekapun memerlukan koneksi internet, karena Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan kuliah online.

Guna memilih penyedia jaringan internet di rumah, Anda perlu menggunakan panduan dibawah ini agar tidak salah memilih dan lalu merasa kecewa dan harus ganti jaringan penyedia internet lainnya lagi.

1. Perhitungkan kebutuhan

Semua jaringan penyedia internet selalu mengunggulkan jasa yang disediakan seperti fitur 3G hingga 4G. Apakah peralatatan yang akan dihubungkan pada internet sudah mampu mengoperasikan internet terbaik? Sudah berlangganan cukup mahal, akhirnya mubazir karena ternyata tidak dapat menggunakan semua fasilitas secarz maksimal. 

Perhitungkan pula jumlah piranti yang akan terhubung ke internet, guna menentukan frekuensi dan bandwidth yang harus dipilih. Perlu tidaknya memilih atau memasang fasilitas wi-fi, berapa orang yang akan menggunakan internet, apakah perlu untuk fasilitas hiburan.

2.  Survei jaringan penyedia

Sebelum memilih dan menentukan jaringan penyedia internet, Anda harus melakukan survei, jaringan penyedia internet apa saja yang sudah masuk di kompleks perumahan Anda.

3. Perhitungkan waktu

 kebutuhan internet, Anda juga perlu memperhitungkan jumlah waktu berinternet. Agar tidak memilih paket yang terlalu kecil, namun akhirnya kurang, sehingga harus melakukan top-up yang buasanya lebih mahal harganya.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline