Lihat ke Halaman Asli

Ari Sony

TERVERIFIKASI

Bung Arson, Pengamat dan Pemerhati Olahraga Khususnya Sepakbola

Kontroversi Usulan Piala Dunia Digelar Dua Tahun Sekali, Apa Alasan dan Dampaknya?

Diperbarui: 6 September 2021   08:22

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Trofi Piala Dunia (FIFA.com/via kompas.com)

Arsene Wenger mantan pelatih Arsenal, yang kini menjabat sebagai Kepala Pengembangan Sepakbola Global FIFA mempunyai gagasan ide gila, yaitu mengusulkan ke FIFA untuk menggelar Piala Dunia setiap dua tahun sekali.

Tugas Wenger saat ini, memang bertugas untuk mengusulkan ide-ide seperti itu. Wenger harus merumuskan sebuah ide gagasan yang berkaitan dengan inovasi kompetisi yang relevan untuk kepentingan semua pihak, baik pemain, klub maupun penonton.

Wenger saat ini, memang sedang aktif mengkampanyekan ide penyelenggaraan Piala Dunia setiap dua tahun sekali.

Apa sebenarnya alasan yang melatarbelakangi Wenger punya alasan seperti ini, yang biasanya Piala Dunia digelar empat tahun sekali harus berubah menjadi dua tahun sekali.

Seperti dikutip dari pernyataan Wenger dari Talksport, Wenger menyatakan ingin memberikan tontonan bermutu kepada para penggemar sepak bola.

Kemudian memberikan kesempatan kepada para pemain, untuk mejalankan kalender kompetisi yang lebih ringkas karena kualifikasi tidak dilaksanakan dalam periode panjang.

Nantinya jeda internasional untuk kualifikasi Piala Dunia hanya dilakukan sebanyak dua kali, yaitu bulan Maret dan Oktober.  Hal ini dimaksudkan agar kalender kompetisi lebih baik, untuk memudahkan klub dan tidak ada masalah klub terkait dengan Timnas.

Dengan adanya Piala Dunia dua tahun sekali, Wenger juga mengurangi jumlah laga kualifikasi dan mengumpulkan pemain bersama-sama pada jeda Internasional tersebut.

Dengan melakukan dua kali jeda internasional, pemain akan lebih banyak bersama klub dan tidak merugikan pemain. Jumlah pertandingan sama dengan sebelumnya dan pemain tidak harus sering pergi untuk membela timnas. Tujuannya adalah untuk meningkatkan level permainan dan kompetisi, bukan karena uang.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline