Lihat ke Halaman Asli

R. Syrn

pesepeda. pembaca buku

Gasik Itu Tidak Asik

Diperbarui: 17 November 2022   11:35

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

foto dari aplikasi-indonesia.com

Kebiasaan yang tidak baik selama bekerja adalah, ketidaktepatan waktu pelaksanaan sebuah acara, baik itu berupa rapat, bimbingan teknis dan acara apa saja yang melibatkan orang banyak.

Masalahnya yang menyebalkan adalah justru pihak yang mengundang yang tak tepat waktu.  Makanya seringkali menjadi pesimis dan jadi menebak-nebak sebenarnya acara akan dimulai jam berapa.

Penyebab telatnya sebuah acara dimulai macam-macam, dari menunggu kedatangan pejabat yang membuka acara dan memberi sambutan sampai dengan alasan yang sampai sekarang masih misterius dan tak diketahui penyebabnya.

Sekarang jadinya seakan-akan menjadi hal yang lumrah saat mencantumkan waktu dimulainya acara di undangan sekitar setengah sampai satu jam sebelum acara sebenarnya dimulai.  Jadi apabila tertulis di undangan bahwa acara akan dimulai jam 9, itu artinya kemungkinan acara akan dimulai pada sekitar pukul setengah sembilan.

Seperti kejadian kemarin, berhubung diundang untuk menghadiri sebuah rapat di sebuah kantor pada jam sembilan, maka waktu pun diatur biar sampai di tempat berlangsungnya acara paling tidak, tepat di jam yang tertera di undangan.

Apa daya sesampai lokasi acara, ternyata ruangan rapat masih kosong, hanya ada beberapa staf yang ngobrol di lorong teras.  Tak ada kepastian kepala kantor yang bertandatangan sebagai pengundang akan tiba jam berapa.  Hingga akhirnya menunggu setengah jam lebih, baru acara dimulai.

Ternyata kebiasaan untuk datang tepat waktu kadangkala adalah keputusan yang tidak tepat.   Jadi yang salah dalam hal ini siapa? Tentu saja orang yang sukanya terlalu terbiasa tepat waktu itu.  Siapa suruh hobinya gasik*.

*Gasik adalah bahasa Jawa yang artinya lebih awal, tidak terlambat.




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline