Lihat ke Halaman Asli

Rafasha Oktaviani

Translator dan Content writer

Apakah Penderita Kanker Boleh Puasa?

Diperbarui: 15 Maret 2023   15:46

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi orang menunaikan ibadah berbuka puasa Pexels.com

Penderita Kanker Boleh Puasa? Bagaimana dampak dan peraturannya? 

Menjalani Ibadah Puasa Ramadhan Dari Sisi Pasien Kanker

Bagi umat muslim seluruh dunia, menjalani ibadah puasa di bulan ramadhan merupakan wajib hukumnya. Kecuali dalam beberapa ketentuan seperti sedang dalam perjalanan, sedang haid atau sedang sakit. 

Namun, bagaimana jika pasien penderita kanker yang sedang menjalani pengobatan panjang dan lama, merasa ingin dan mampu menunaikan kewajibannya berpuasa? 

Perlu diketahui, kondisi pasien penderita kanker sangat beragam. Maka dari itu, protokol atau pedoman yang ditentukan mengenai boleh atau tidaknya pasien kanker berpuasa belum ada. 

Keberagaman kondisi pasien kanker dilihat dari tingkat keparahan, jenis kanker bahkan jenis pengobatan dapat menjadi acuan penentu oleh dokter apakah penderita kanker boleh puasa atau tidak. 

Penderita Kanker yang Boleh Puasa dan Tidak Boleh Berpuasa

Untuk mengetahui kondisi pasien kanker yang boleh atau tidak boleh berpuasa, pasien sangat disarankan untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu pada dokter yang menangani. 

Hal ini disebabkan karena berpuasa dapat memiliki manfaat bagi pasien jenis kanker tertentu namun dapat juga membahayakan pasien jenis kanker lainnya. 

Hal ini didasari dari penelitian mengenai beberapa variasi kegiatan berpuasa penderita kanker seperti diet periodik, pembatasan kalori, pembatasan diet, diet manipulasi, puasa selang-seling, atau puasa jangka pendek.

Manfaat Puasa Untuk Penderita Kanker

1. Menghasilkan perubahan metabolisme dan genetik tubuh yang membantu melawan sel kanker

Dalam beberapa jenis kanker, terdapat hasil penelitian yang menunjukan bahwa berpuasa memberikan manfaat yang baik pada penyakit kanker, seperti menghasilkan perubahan pada metabolisme dan genetik tubuh melalui perubahan Insulin Growth Factor-1 (IGF-1). 

IGF-1 merupakan sebuah hormon yang memiliki peran penting terhadap pertumbuhan sel di dalam tubuh. 

2. Memaksimalkan fungsi kemoterapi dan radioterapi

Berpuasa dapat menghasilkan suatu enzim yang membantu memaksimalkan efektivitas kemoterapi, mengurangi efek sampingnya, dan mengurangi resistensi obat. Selain itu, dapat membuat sel kanker meningkat sensitivitasnya terhadap sinar radioterapi sehingga sel kanker lebih mudah dibasmi.

3. Bermanfaat untuk sistem imun tubuh

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline