Lihat ke Halaman Asli

Parlin Pakpahan

TERVERIFIKASI

Saya seorang pensiunan pemerintah yang masih aktif membaca dan menulis.

Margonda Raya: Lo Lagi Lo Lagi!

Diperbarui: 25 Desember 2021   11:48

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Plang CV Putra Parna di posko proyek tak jauh dari Jln. Dahlia. Foto : Parlin Pakpahan.

Pelaksanaan Program Revitalisasi Jalan Margonda Raya Depok dari titik Tugu Siliwangi dan depan Pemkot Depok sepertinya sudah mendekati finish.

Tadi ketika melewati jalan yang tadinya growakan karena dibongkar oleh pemborong CV Putra Parna beberapa waktu lalu itu, kini sudah mulai rapi, meski kehalusan pekerjaannya belum kelihatan. Maklumlah proyek mini seperti itu pastilah dikerjakan secara kilat tak ubahnya laundry murmer dan serba kilat untuk mahasiswa kos-kosan.

Proyek penataan jalan Margonda Raya sesungguhnya bukanlah proyek baru bagi Pemkot Depok. Sejak Badrun Kamal, menyusul Nur Machmudi Ismail dan kini Mohammad Idris, proyek itu masih terus berlanjut.

Dalam sosok Mohammad Idris Walikota Depok sekarang dan Plt DPUPR kota Depok Citra Indah, penataan Jalan Margonda Raya dilakukan dalam 3 segmen.

Segmen TA 2021 ini dikerjakan 2 tahap mulai dari jalan masuk Cafe Poelang Kampung sampai dengan pintu gerbang Balai Kota atau kurang lebih sepanjang 270 meter untuk sisi barat.

Sementara untuk sisi timur mulai dari Jalan Dahlia sampai dengan simpang Siliwangi atau sepanjang 350 meter. Total 620 meter.

Biaya proyek sebagaimana tertulis di plang posko proyek tak jauh dari Jln. Dahlia yi Rp 2.529.136.003,57 atau kl 2,5 miliar rupiah.

Trotoar Margonda Raya sisi Tugu Siliwangi ketika dibongkar. Foto : Parlin Pakpahan.

Adapun pekerjaan yang dilakukan meliputi al pelebaran trotoar dan penataan saluran inlet dan kelihatannya baru saja tadi, proyek mini tapi bernilai lumayan guede ini hampir selesai dikerjakan. Tahap 2 yang disebut-sebut Citra kepada godepok.com boleh jadi adalah penghalusan yang entah kapan akan mulai dikerjakan.

Seperti yang baru saja tadi terlihat yi pemasangan bantalan-bantalan pembatas pinggiran trotoar, itu saya pikir masih masuk tahap I. Semoga saja tahap II atau penghalusan tak lama setelah itu atau jangan-jangan seperti missile yang ditembakkan dari sebuah fighter entah itu buatan AS atau Russia yang biasa disebut sebagai "fire and forget" atau tembak dan lupakan yang penting sasaran bonyok dalam "war" atau "tercapai" dalam bahasa proyek.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline