Lihat ke Halaman Asli

Nurul Rahmawati

Blogger bukanbocahbiasa.com | IG @bundasidqi | Twitter @nurulrahma

Reuni Berbungkus Halal bi Halal, Datang atau Tidak?

Diperbarui: 10 Juli 2016   14:13

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Gaya Hidup. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Rawpixel

Liburan udah mau kelar nih, HELPPP... HELPP! *drama queen lagi kumat* Biasanya, kalo udah menjelang masuk kantor, selain arus balik yang kian menggila, kita juga dihadapkan beberapa undangan yang bikin galau sepanjang masa.

Apakah itu? Sebuah Halal bi Halal yang sebenarnya adalah REUNI terselubung *hag hag hag* 

Yep, beberapa hari lalu, aku terima undangan dari temen SMA. "Datang ya Rul, ke Halal bi Halal SMA kita. Lokasinya di kafe blablabla. Kamu dateng aja gpp, gak usah bayar, soalnya udah banyak donaturnya."

Hmm, sounds tempting, halal bi halal slash reuni gratisan? :)

Pertanyaannya adalah.... Reuni Berbungkus Halal bi Halal, Datang atau Tidak?

Ini dia. 

Entah gimana awalnya, belakangan ini saya amat-sangat picky saban dapat undangan.

Undangan apapun itu. Apalagi pas bulan puasa kemarin. Saya benar-benar strict dalam memutuskan apakah sebaiknya saya datang atau nggak. 

Lokasi acara di mana?

Jauh/nggak dari rumah atau kantor?

Ada masjid/musholla nggak deket situ? 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline