Lihat ke Halaman Asli

nazhif gifari

Seorang pendidik dan ahli gizi

Gizi Prestasi bagi Anak

Diperbarui: 27 Juli 2022   19:34

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kesehatan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Schantalao

Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya berprestasi, salah caranya adalah asupan gizi seimbang bagi prestasi. Gizi yang seimbang akan menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal. 

Anak yang berprestasi biasanya kebutuhan gizi telah tercukupi dengan baik, makanan bergizi, berimbang, beragam dan aman sangat dibutuhakn oleh anak untuk dapat mengikuti proses belajar dengan baik, meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh terhadap pernyakit untuk menunjang tumbuh kembang anak.

Makanan bergizi dan aman  dibutuhkan anak usia sekolah  agar dapat mengikuti proses  belajar dengan baik,  meningkatkan stamina dan daya  tahan terhadap penyakit serta  untuk menunjang tumbuh  kembang anak yang normal. Gizi yang mendukung prestasi akan akan memberikan dampak baik pada fisik maupun psikis seseorang. 

Gizi untuk mendukung prestasi anak yang baik harus mencukupi kebutuhan zat gizi makro dan mikro yang dibutuhkan oleh anak untuk proses berpikir dan mencerna pelajaran. Zat gizi seperti protein, vitamin, mineral dan fitokimia yang  bisa meningkatkan konsentrasi belajar.

Makan-makanan yang bisa mendukung konsentrasi belajar anak untuk proses  berpikir dan mencerna pelajaran seperti: air, protein dengan susunan asam amino esensial yang  lengkap, asam lemak esensial,  berbagai vitamin (A, D, E, K, C, serta berbagai  vitamin B), mineral (makro, mikro dan  seperti Ca, P, Fe, I, Zn, Se, K, Cu,  dsb), berbagai fitokimia yang bisa meningkatkan konsentrasi belajar. 

Namun, jika anak kekurangan zat-zat gizi ini akan  menyebabkan anak tidak bertenaga, letih, lesu, ngantuk, dan susah mencerna pelajaran yang didapat sehingga dapat menurunkan prestasi dan konsentrasi di Sekolah. 

Untuk mendukung agar kebutuhan gizi anak tercukupi dengan baik perlu kerjasama dari peran orang tua di rumah dan guru di Sekolah agar makanan serta minuman terjaga higinitas dan sanitasi dengan baik. Oleh karena itu, dalam pemberian makan bagi anak membutuhkan strategi agar kebutuhan gizi anak tercukupi dengan baik.

Makanan dan minuman yang mengandung vitamin serta mineral berperan dalam pertumbuhan, perkembangan  dan pembelajaran otak (B1, B2, B6, B12,  Niacin, Fe, I, Zn, Se). 

Kemudian, asupan air harus dijaga agar tidak terjadi dehidrasi, jika asupan cairan turun  1-2 % dalam cairan tubuh dapat menyebabkan kesulitan dengan soal matematika, lambat mencerna, serta menyebabkan terganggu: memori jangka pendek, dan kesulitan dalam fokus pada satu halaman teks atau layar computer. Salah satu cara agar anak tidak terjadi masalah tersebut dengan cara pemberian tumbler atau penyediaan air di sekolah atau di ruang guru. 

Masalah lain juga terjadi saat anak mengalami status gizi lebih, hal ini berdampak pada kurang optimalnya aktivitas otak pada bagian frontal cortes yang berkaitan dengan respon perhatian, tugas jangka pendek, perencanaan dan motivasi diri. Semua masalah ini bisa diselesaikan dengan pemberian gizi seimbang.

Energi untuk beraktivitas dapat diperoleh dengan makanan sumber karbohidrat seperti nasi, ubi-ubian, jagung, sukun, dll serta juga berasalah dari makanan mengandung lemak baik dan protein. Protein yang baik berasal dari ikan, telur, ayam, tahu, susu dan daging. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline